Kasmiati
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN SENTRA SENI DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK ANAK DI TK ALKHAIRAAT I PUSAT PALU Bella Amalya; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sentra seni dalam mengembangkan kemampuan motorik anak di TK Alkhairaat I Pusat Palu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Stimulasi motorik anak usia dini sangat penting dilakukan melalui aktivitas yang kreatif dan menyenangkan, salah satunya melalui sentra seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di TK Alkhairaat I Pusat Palu dengan subjek penelitian berfokus pada dua orang guru. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik ketekunan pengamatan, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran sentra seni di TK Alkhairaat I Pusat Palu efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar anak. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi perkembangan anak. Kegiatan kreatif seperti melukis, menggunting, menempel, meronce, dan membuat karya rupa terbukti mampu melatih koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, kelincahan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh anak. Selain itu, anak-anak menunjukkan peningkatan fokus, rasa percaya diri, dan antusiasme yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kreativitas dan fleksibilitas guru dalam melakukan diferensiasi pembelajaran serta penilaian autentik. Sinergi yang berkelanjutan antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas juga sangat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik anak secara holistik.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK DI TK TUNAS HARAPAN DESA LOMPIO KABUPATEN DONGGALA Uzlifa; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.246

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Penerapan metode pembelajaran outdoor dalam mengembangkan motorik kasar anak di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala”,. Dengan tujuan Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran outdoor di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala. Dan Untuk mengetahui perkembagan motorik kasar anak yang optimal di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala melalui penerapan metode pembelajaran outdoor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tehnik analisis data yang digunakan adalah mengadopsi, mengedit, mengklarifikasikan, mereduksi dan kemudian dilakukan dengan penyajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran outdoor dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: perencanaan, dimana guru mengidentifikasi kemampuan awal anak dan menyiapkan alat bantu seperti potongan huruf yang aman digunakan; pelaksanaan, yaitu kegiatan inti berupa permainan balapan huruf di halaman sekolah dimana anak-anak berlari membawa huruf dan menyusunnya di meja; serta evaluasi, dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap respons dan keterampilan motorik saat kegiatan berlangsung. Perkembangan motorik kasar anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini menunjukkan peningkatan dalam aspek kekuatan dan kecepatan otot kaki, keseimbangan saat bergerak, kelincahan dalam menghindari rintangan, serta koordinasi anggota tubuh saat membawa dan menyusun huruf.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK NILAI AGAMA ANAK MELALUI METODE DARING DI RA DWP 1 KANWIL DEPAG PROVINSI SULAWESI TENGAH ST. Sakina; Kasmiati; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk nilai agama anak melalui metode daring serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di RA DWP 1 KANWIL DEPAG Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan pengecekan keabsahan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai organisator, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator. Pembelajaran dilaksanakan melalui video dan WhatsApp dengan berpedoman pada RPPH yang memuat kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Nilai agama ditanamkan melalui pembiasaan salam, doa, keteladanan, motivasi, tugas praktik, dan penilaian perkembangan anak. Pemanfaatan teknologi informasi oleh guru sudah berjalan baik, terutama untuk perencanaan, komunikasi dengan orang tua, distribusi bahan ajar, pengumpulan tugas, dan pemantauan hasil belajar. Namun, pembentukan nilai agama melalui pembelajaran daring belum berlangsung sepenuhnya efektif karena keterbatasan interaksi langsung, ketergantungan pada pendampingan orang tua, kondisi psikologis anak, serta kendala perangkat dan jaringan. Penelitian ini menegaskan perlunya kreativitas guru dan kemitraan yang lebih intensif antara sekolah dan orang tua.
PERAN ORANG TUA TUNGGAL DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI DESA LANGALESO KABUPATEN SIGI) Anggita Sari Rifai; Gusnarib; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua tunggal dalam mendidik anak usia dini serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di Desa Langaleso Kabupaten Sigi. Penelitian merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tunggal menjalankan peran pendidikan melalui pembinaan akhlak, ibadah, dan akidah. Pembinaan dilakukan dengan memberikan keteladanan, nasihat, pengawasan pergaulan, pembiasaan salat, mengaji, puasa, sedekah, doa, sikap sopan, kemandirian, serta hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia. Sebagian orang tua membatasi pergaulan anak, sedangkan sebagian lainnya memberikan kebebasan dengan tetap melakukan kontrol. Kendala utama meliputi anak yang tidak selalu mendengarkan nasihat dan memiliki watak keras, kebiasaan bermain telepon genggam yang mengganggu pelaksanaan ibadah, serta terbatasnya waktu orang tua karena harus bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi keteladanan, pembagian waktu, pengawasan penggunaan gawai, dan dukungan keluarga serta lingkungan bagi orang tua tunggal dalam mendidik anak.