Putra pardamean Nauli
Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Komunikasi Otentik Pemimpin Dalam Membangun Kepercayaan Karyawan Serta Mendorong Inovasi Di Lingkungan Kerja Putra pardamean Nauli; Yuli Wahyudi; Denok Sunarsi
Jurnal Tadbir Peradaban Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Tadbir Peradaban
Publisher : Prodi Manajemen STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jtp.v6i1.777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunikasi otentik yang diterapkan oleh pemimpin dapat membangun rasa percaya (trust) karyawan serta menciptakan lingkungan kerja yang mendorong timbulnya perilaku kerja inovatif. Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis menuntut organisasi untuk terus beradaptasi melalui inovasi, yang sering kali terhambat oleh pola komunikasi kepemimpinan kaku dan kurangnya rasa aman psikologis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan dan karyawan dari berbagai divisi, observasi interaksi kerja, serta dokumentasi internal organisasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematis untuk mengidentifikasi pola-pola utama dari narasi para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi otentik pemimpin—yang ditandai oleh transparansi informasi, keterbukaan dalam mengakui keterbatasan diri, keselarasan antara perkataan dan tindakan, serta empati yang tulus—secara signifikan meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap manajemen. Kepercayaan ini menciptakan psychological safety atau rasa aman dari risiko sosial dan profesional, sehingga meruntuhkan ketakutan karyawan akan kegagalan. Implikasinya, karyawan menjadi lebih berani menyampaikan gagasan baru, bereksperimen, dan berkolaborasi secara aktif dalam memecahkan masalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi otentik bukan sekadar gaya interaksi interpersonal, melainkan fondasi strategis dalam membentuk budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Hasil kajian ini memberikan panduan praktis bagi pimpinan organisasi dalam merancang strategi komunikasi internal yang berfokus pada humanisme dan transparansi untuk memicu keberlanjutan inovasi di tempat kerja.