Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Assets, Debt To Asser Ratio dan Price Earning Ratio terhadap Return Saham yang dimoderasikan Financial Distress. Penelitian ini menggunakan objek perusahaan subsektor Property And Real Estate di Bursa Efek Indonesia, Malaysia dan Singapura periode 2012-2022. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder dengan metode dokumentasi berupa laporan tahunan perusahaan. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah IBM SPPS V25. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling diperoleh 12 perusahaan yang menyajikan laporan keuangan yang lengkap, sehingga didapatkan sebanyak 660 sampel. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, moderated regression analysis (MRA), regresi linier berganda, uji uji t, dan uji f. Hasil penelitian secara parsial menyimpulkan bahwa Return On Assets berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, Debt To Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, dan Price Earning Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 7.388 dan Ftabel 2.67 artinya Fhitung > Ftabel atau nilai sigifikansi 0.000 < 0.05. Sehingga, Return On Assets, Debt To Asset Ratio dan Price Earning Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Hasil penelitian moderated regression analysis (MRA) menunjukkan bahwa Financial Distress memoderasi Return On Assets terhadap Return Saham, Financial Distress memoderasi Debt To Asset Ratio terhadap Return Saham, Financial Distress memoderasi Price Earning Ratio terhadap Return Saham.