p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Investasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN E-SAMSAT DAN KUALITAS PELAYANAN PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR SAMSAT KABUPATEN BEKASI TAHUN 2024: The Effect of E-Samsat Utilization and Tax Service Quality on the Level of Motor Vehicle Taxpayer Compliance at the SAMSAT Office of Bekasi Regency in 2024 Fitri Noviyanti; Daryanto Daryanto
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i2.372

Abstract

This study aims to analyze the effect of the use of e-samsat and the quality of tax services on the level of compliance of motor vehicle taxpayers at the Bekasi Regency Samsat Office in 2024. The background of this study is based on the lack of awareness of taxpayers in paying motor vehicle tax in Bekasi Regency as evidenced by the amount of motor vehicle tax revenue that is not comparable to the number of motor vehicles registered at the Bekasi Regency Samsat Office. This study uses a quantitative approach. The data collection technique used is primary data, namely data collected directly by the author by distributing research instruments in the form of questionnaires. The sampling technique uses the accidental sampling method with a sample size of 100 people. This study is based on three main theories, namely Attribution Theory which discusses the importance of understanding the causes behind a person's behavior whether caused by internal or external factors; Technology Acceptance Model discusses the importance of user acceptance of technology; and Legitimacy Theory discusses the importance of the perception that an organization, action, or decision is considered legitimate or acceptable to society or certain groups. Based on the results of the research conducted, it shows that simultaneously the variables of e-samsat usage and the quality of tax services have a significant effect on the level of compliance of motor vehicle taxpayers in Bekasi Regency in 2024. However, in the partial test results, the use of e-samsat did not have a significant effect on the level of compliance of motor vehicle taxpayers in Bekasi Regency in 2024, while the quality of tax services had a significant effect on the level of compliance of motor vehicle taxpayers in Bekasi Regency in 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-samsat dan kualitas pelayanan pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di kantor samsat Kabupaten Bekasi tahun 2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan karena kurangnya keasadaran wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di kabupaten Bekasi yang dibuktikan dengan adanya jumlah penerimaan pajak kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di kantor samsat kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui data primer, yaitu data yang dikumpulkan langsung oleh penulis dengan menyebarkan instrument penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidential sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Penelitian ini didasarkan pada tiga teori utama, yaitu Attribution Theory yang membahas pentingnya memahami penyebab dibalik perilaku seseorang apakah disebabkan oleh faktor internal atau eksternal; Technology Acceptance Model membahas pentingnya penerimaan pengguna terhadap teknologi; serta Legitimacy Theory membahas pentingnya persepsi bahwa suatu organisasi, tindakan, atau keputusan dianggap sah atau dapat diterima oleh masyarakat atau kelompok tertentu. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa secara simultan variabel penggunaan e-samsat dan kualitas pelayanan pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bekasi tahun 2024. Namun pada hasil uji secara parsial penggunaan e- samsat tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bekasi tahun 2024, sedangkan kualitas pelayanan pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bekasi tahun 2024.  
PENGARUH PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KABUPATEN BEKASI 2024: The Effect of the Motor Vehicle Tax Amnesty Program and Service Quality on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in Bekasi Regency in 2024 Rafli Jumhari; Daryanto Daryanto
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i2.383

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan kualitas layanan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Bekasi, di mana pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan strategis daerah. Karena banyaknya wajib pajak yang menunda atau tidak memenuhi kewajibannya, pemerintah harus memulai program layanan pemutihan dan perbaikan untuk meningkatkan kepatuhan. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, yang mengumpulkan data dari seratus responden wajib pajak di Kabupaten Bekasi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kedua variabel bebas kualitas pelayanan dan program pemeliharaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemenuhan wajib pajak secara simultan dan parsial, dengan nilai R2 sebesar 0,352, yang menunjukkan bahwa kedua variabel ini dapat memberikan kontribusi sebesar 35,2% dari variasi kepatuhan wajib pajak sementara yang lain dipengaruhi oleh variabel di luar penelitian. Singkatnya, program pemutihan dan layanan publik yang baik dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus terus mempertahankan dan meningkatkan kedua elemen tersebut.