This Author published in this journals
All Journal Jurnal HIDROPILAR
Wahyu Indra Saputra
Program Studi Hidrografi, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), DKI Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Caris BDB sebagai Implementasi Teknik Generalisasi Kontur dalam Pembuatan Peta Laut di Selat Haruku Maluku: Utilizing Caris BDB for The Implementation of Contour Generalization Techniques in Nautical Chart Production: A Case Study Of Haruku Strait, Maluku Fero Fernanda; Yose Rinaldy; Wahyu Indra Saputra; Dwi Jantarto; Yulianto Yulianto; Endro Sigit Kurniawan
Jurnal Hidropilar Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v11i2.390

Abstract

Selat Haruku merupakan wilayah perairan yang memiliki topografi dasar laut yang kompleks dengan berbagai kedalaman. Berdasarkan monitoring pergerakan kapal melalui MarineTraffic, lalu lintas kapal di Selat Haruku cukup ramai dan belum tersedia peta kertas di Selat Haruku dengan skala Harbour. Pembuatan peta laut yang akurat dan informatif memerlukan pengolahan data batimetri yang tepat, terutama dalam wilayah perairan yang kompleks seperti Selat Haruku. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaatan perangkat lunak Caris Bathy DataBASE (BDB) sebagai alat bantu dalam mengimplementasikan teknik generalisasi kontur batimetri pada peta laut di Selat Haruku. Teknik generalisasi dilakukan untuk menyederhanakan kontur kedalaman tanpa menghilangkan karakteristik penting dari morfologi dasar laut. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data, pengolahan data batimetri dengan CARIS BDB, pembuatan peta menggunakan software CARIS PCC 4.1 serta evaluasi hasil peta laut yang telah digeneralisasi. Studi kasus dilakukan di Selat Haruku, wilayah yang memiliki variasi kedalaman dan struktur dasar laut yang kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CARIS BDB mampu melakukan generalisasi kontur secara efisien dan menghasilkan peta laut yang memenuhi standar internasional S-4 dan S-57 serta tetap informatif bagi kebutuhan navigasi pelayaran di Selat Haruku. Dengan demikian, penggunaan CARIS BDB terbukti efektif dalam mendukung proses generalisasi kontur pada peta laut.