Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Dan Peningkatan Pemahaman Konsep Integral Dan Teorema Green Melalui Media Visual Autograph Muthia Dewi; Sri Wahyuni; Ruri Ayu Ningsih; Nurul Syaharani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1025

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi mahasiswa serta perkembangan pemahaman mengenai konsep integral dan Teorema Green dengan memanfaatkan media visual Autograph. Dalam konteks kalkulus vektor, baik konsep integral maupun Teorema Green memerlukan kemampuan visual yang baik untuk memahami area integrasi, orientasi kurva, serta hubungan di antara integral garis dan integral lipat, yang sering kali menjadi sumber kesulitan bagi mahasiswa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif dengan subjek berupa mahasiswa yang mengambil program studi pendidikan matematika. Teknik pengumpulan data mencakup tes untuk mengukur pemahaman konsep, observasi saat pembelajaran, dan wawancara. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa tantangan yang dialami mahasiswa termasuk kesalahan dalam menetapkan batas area integrasi, memahami makna geometris dari Teorema Green, dan menyambungkan representasi aljabar serta visual. Pemanfaatan media visual Autograph terbukti efektif dalam membantu mahasiswa untuk secara dinamis memvisualisasikan area dan medan vektor, yang berujung pada peningkatan pemahaman konsep serta pengurangan miskonsepsi. Dengan demikian, media visual Autograph terbukti sebagai alat pembelajaran yang efektif untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai materi integral dan Teorema Green.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS III SD DALAM MEMAHAMI KONSEP PERKALIAN DI SDN 010106 SEI SILAU BARAT Anim Anim; Dinda Ariyani; Ruri Ayu Ningsih; Ruri Emalia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4924

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the difficulties experienced by third-grade students in understanding the concept of multiplication at SDN 010106 Sei Silau Barat. The study involved 19 students as research subjects and employed a descriptive qualitative method with data collected through written tests. The tests were designed to identify the types of difficulties students faced in learning the basic concept of multiplication, such as errors in memorizing multiplication facts, inability to associate multiplication with repeated addition, and mistakes in applying the concept to word problems. The findings revealed that most students still struggled to connect the concept of multiplication with the concrete meaning of repeated processes. This indicates that students have not yet developed a strong conceptual understanding of multiplication and tend to rely on rote memorization instead of meaningful comprehension. Furthermore, it was found that the main causes of these difficulties were insufficient conceptual understanding, learning habits focused on memorization, and the limited use of contextual learning media that could help visualize the concept. Therefore, it is suggested that teachers implement more concrete and contextual teaching approaches, such as using real-life examples, manipulatives, and visual aids, to help students grasp the meaning of multiplication deeply and meaningfully, fostering better understanding and long-term retention of mathematical concepts. Keyword: difficulties; students;multiplication;understanding;contextual. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami siswa kelas III dalam memahami konsep perkalian di SDN 010106 Sei Silau Barat. Subjek penelitian berjumlah 19 orang siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes tertulis. Tes tersebut dirancang untuk mengidentifikasi jenis kesulitan yang dihadapi siswa dalam memahami konsep dasar perkalian, seperti kesalahan dalam menghafal fakta perkalian, ketidakmampuan mengaitkan perkalian dengan penjumlahan berulang, serta kesalahan dalam penerapan konsep pada soal cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep perkalian dengan makna konkret dari proses berulang. Selain itu, ditemukan bahwa faktor utama penyebab kesulitan tersebut adalah kurangnya pemahaman konseptual, kebiasaan belajar yang mengandalkan hafalan, serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang kontekstual. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan kontekstual untuk membantu siswa memahami konsep perkalian secara mendalam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: kesulitan; perkalian; siswa; pemahaman; kontekstual.