Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman siswa SMKN 6 Padang terhadap perubahan tren rias pengantin dalam pembelajaran rias pengantin Jawa, mendeskripsikan proses adaptasi yang dilakukan siswa, serta menjelaskan tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam mengintegrasikan tren rias pengantin ke dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam proses adaptasi perubahan tren rias pada materi pelajaran rias pengantin Jawa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap perkembangan tren rias pengantin yang diperoleh melalui media sosial serta workshop; (2) proses adaptasi dilakukan dengan mengintegrasikan pakem rias pengantin Jawa dengan unsur-unsur modern, seperti penggunaan riasan yang lebih natural, soft serta fresh tanpa menghilangkan ciri khas tradisional; dan (3) tantangan yang dihadapi meliputi kesulitan dalam menyeimbangkan pakem dengan tren, keterbatasan alat dan bahan kosmetika serta pentingnya meningkatkan pemahaman teknik rias tertentu. Dengan demikian, adaptasi perubahan tren rias dalam pembelajaran rias pengantin Jawa merupakan proses yang dinamis dan berkelanjutan. Pembelajaran yang adaptif, didukung oleh praktik yang memadai dan pemanfaatan media sosial secara bijak, dapat meningkatkan kompetensi siswa sehingga lebih relevan dengan kebutuhan industri kecantikan modern. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai bagaimana siswa beradaptasi terhadap perubahan tren rias serta berbagai macam tantangan yang muncul dalam proses pembelajaran.