Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan kulit sehingga penggunaan tabir surya menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 982 siswa kelas X dan XI SMK Negeri 2 Pangkalpinang Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 284 siswa ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Guttman yang terdiri atas 13 butir pertanyaan. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir pertanyaan valid, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,842 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai penggunaan tabir surya sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 126 siswa (44,4%), kategori kurang sebanyak 110 siswa (38,7%), dan kategori cukup sebanyak 48 siswa (16,9%). Pengetahuan siswa paling baik terdapat pada indikator pengertian dan fungsi tabir surya, sedangkan pengetahuan terendah terdapat pada indikator cara penggunaan tabir surya yang benar serta pemahaman mengenai jenis tabir surya dan nilai SPF. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) secara umum berada pada kategori baik, meskipun masih terdapat sebagian siswa yang memiliki pengetahuan kurang sehingga diperlukan peningkatan edukasi mengenai penggunaan tabir surya yang tepat.