Rima Rachmawati
Universitas Widyatama, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Kesehatan Keuangan Generasi Muda Laila Amna; Rima Rachmawati
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2595

Abstract

Fenomena gaya hidup digital yang dipengaruhi oleh tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FoMO) semakin berkembang di kalangan generasi muda pengguna media sosial, khususnya TikTok. Gaya hidup ini tidak hanya membentuk pola perilaku sosial, tetapi juga berpotensi memengaruhi cara generasi muda mengelola keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tren YOLO dan FoMO terhadap kesehatan keuangan generasi muda di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada responden berusia 20–30 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Data yang diperoleh mencerminkan persepsi, sikap, dan perilaku keuangan generasi muda terkait dengan tren YOLO dan FoMO. Analisis dilakukan untuk melihat sejauh mana kedua tren tersebut berhubungan dengan kemampuan individu dalam menjaga keseimbangan pengeluaran, menabung, serta mengatur prioritas keuangan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren YOLO dapat berdampak positif terhadap kesehatan keuangan apabila dimaknai secara produktif, yaitu sebagai dorongan untuk hidup bermakna, berani mengambil keputusan finansial yang mendukung tujuan jangka panjang, dan menghargai setiap peluang dengan perencanaan yang matang. Sebaliknya, tren FoMO berpengaruh negatif karena mendorong perilaku konsumtif, pembelian impulsif, dan kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial.
Pengaruh Teknologi Informasi dan Pengawasan Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Perusahaan di Sektor Properti Kabupaten Subang Fitri Afriyani; Rima Rachmawati
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.2936

Abstract

Laporan keuangan berfungsi sebagai sarana komunikasi utama bagi para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi kinerja serta posisi keuangan perusahaan. Pada sektor properti, laporan keuangan memiliki tingkat kerentanan yang relatif tinggi terhadap kesalahan penyajian dan praktik kecurangan, yang dipicu oleh tekanan pencapaian target keuangan serta lemahnya sistem pengawasan. Oleh karena itu, kualitas laporan keuangan menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi dan pengawasan keuangan terhadap kualitas laporan keuangan pada perusahaan properti yang beroperasi di Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods), dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dan pendekatan kualitatif melalui wawancara. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 karyawan yang berasal dari empat perusahaan properti. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, yang diawali dengan pengujian validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, demikian pula pengawasan keuangan yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 79,2% variasi dalam kualitas laporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan teknologi informasi secara optimal yang didukung oleh pengawasan keuangan yang efektif dan terintegrasi berperan penting dalam meningkatkan tingkat akurasi, transparansi, dan keandalan laporan keuangan pada perusahaan properti.