Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai faktor sosial budaya yang memengaruhi kecenderungan ibu rumah tangga dalam melakukan aktivitas belanja melalui TikTok Shop, dengan mengambil lokasi studi di Kelurahan Makassar Barat, Kota Ternate. Penelitian ini menitikberatkan pada peran nilai, norma, gaya hidup, serta dinamika interaksi sosial dalam membentuk perilaku konsumtif ibu rumah tangga di tengah perkembangan media digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi terhadap sejumlah informan yang merupakan ibu rumah tangga pengguna aktif TikTok Shop. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik dengan mengacu pada perspektif antropologi sosial budaya, seperti konsep konsumsi sebagai praktik budaya, simbol status sosial, dan modernitas digital.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan ibu rumah tangga untuk berbelanja di TikTok Shop tidak semata-mata dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi atau kemudahan akses, tetapi juga dipengaruhi oleh aspek sosial budaya, seperti solidaritas kelompok, pengaruh lingkungan pertemanan, konstruksi status sosial, serta perubahan nilai konsumsi dalam masyarakat perkotaan. Aktivitas belanja di TikTok Shop mencerminkan hadirnya gaya hidup baru yang menandai perubahan sosial perempuan dalam merespons era modernitas digital. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku konsumtif ibu rumah tangga dalam penggunaan TikTok Shop merupakan cerminan dari dinamika perubahan sosial dan budaya di tingkat lokal. Kegiatan belanja daring tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi media dalam membangun identitas diri serta eksistensi sosial di era digital.