Soemardiawan Soemardiawan
Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CIRCUIT TRAINING MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PEMAIN GARUDA FC Muhammad Yazid Fikri; Soemardiawan Soemardiawan; Noor Akhmad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10969

Abstract

ABSTRACT Dribbling ability is one of the most important basic skills in soccer because it plays a significant role in maintaining ball possession, bypassing opponents, creating attacking opportunities, and supporting overall team performance. Based on observations conducted on Garuda FC Masbagik players, the players’ dribbling ability was still not optimal, particularly in maintaining speed and ball control during directional changes. This study aimed to analyze the effect of circuit training on the dribbling ability of Garuda FC Masbagik soccer players in 2025. The study employed a quasi-experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 12 players aged approximately 17 years selected through a simple random sampling technique. The research instrument used was a zig-zag dribbling test measured in seconds. The treatment was conducted through 15 sessions of circuit training integrating lower-body strength, speed, agility, coordination, and ball control exercises. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and a paired sample t-test. The results showed that circuit training significantly improved the players’ dribbling ability, as indicated by the decrease in average completion time from 20.77 seconds to 19.30 seconds, representing a performance improvement of 7.09%. These findings indicate that integrated circuit training is effective for developing the skills of youth soccer players. ABSTRAK Kemampuan menggiring bola merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola karena berperan dalam mempertahankan penguasaan bola, melewati lawan, membuka ruang serangan, dan mendukung efektivitas permainan tim. Berdasarkan hasil pengamatan pada pemain Garuda FC Masbagik, kemampuan dribbling pemain masih belum optimal, terutama dalam menjaga kecepatan dan kontrol bola saat melakukan perubahan arah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap kemampuan menggiring bola pemain sepak bola Garuda FC Masbagik Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 12 pemain usia sekitar 17 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes zig-zag dribbling dengan satuan waktu tempuh dalam detik. Perlakuan diberikan dalam bentuk latihan circuit training selama 15 pertemuan yang mengintegrasikan latihan kekuatan tungkai, kecepatan, kelincahan, koordinasi, dan kontrol bola. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan circuit training mampu meningkatkan kemampuan menggiring bola pemain secara signifikan, ditunjukkan oleh penurunan rata-rata waktu tempuh dari 20,77 detik menjadi 19,30 detik dengan peningkatan performa sebesar 7,09%. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan terpadu berbasis circuit training efektif digunakan dalam pembinaan pemain sepak bola usia muda.
LATIHAN PASSING SEGITIGA DAN SEGIEMPAT MENINGKATKAN AKURASI PASSING FUTSAL Widya Citra Lestari; Soemardiawan Soemardiawan; Edi Kurniawan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10988

Abstract

ABSTRACT Passing accuracy is one of the most important technical components in futsal because the game is characterized by fast, dynamic play and requires precise decision-making in limited spaces. Based on observations of players at the MTs Negeri 1 Mataram Futsal Club, the players’ passing ability was still not optimal, particularly in terms of directional accuracy and passing consistency during play. This study aimed to analyze the effect of active triangle and quadrilateral passing drills on improving the passing accuracy of futsal players. The study employed an experimental method using a two groups pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players divided into two groups using the ordinal pairing technique. The first group received triangle-pattern drills, while the second group received quadrilateral-pattern drills for 16 treatment sessions. Data were collected using a passing accuracy test and analyzed through descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results indicated that both training models significantly improved the players’ passing accuracy. The quadrilateral drill showed a higher descriptive improvement than the triangle drill, although the final comparison test between groups revealed no significant difference. These findings indicate that active passing drills based on game patterns are effective for improving basic futsal technical skills among school-age players. ABSTRAK Akurasi passing menjadi salah satu komponen teknik yang sangat penting dalam permainan futsal karena karakter permainan berlangsung cepat, dinamis, dan menuntut pengambilan keputusan secara tepat dalam ruang yang terbatas. Berdasarkan hasil observasi pada pemain Club Futsal MTs Negeri 1 Mataram, kemampuan passing pemain masih belum optimal, terutama pada ketepatan arah dan konsistensi operan saat bermain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan passing aktif pola segitiga dan segiempat terhadap peningkatan akurasi passing pemain futsal. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two groups pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Kelompok pertama memperoleh latihan pola segitiga, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan pola segiempat selama 16 kali perlakuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes akurasi passing, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model latihan memberikan peningkatan signifikan terhadap akurasi passing pemain futsal. Latihan pola segiempat menunjukkan peningkatan deskriptif lebih tinggi dibandingkan pola segitiga, meskipun hasil uji perbedaan akhir antar kelompok tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan passing aktif berbasis pola permainan efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas teknik dasar futsal pada pemain usia sekolah.