Yefri Reswita
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Baiturrahmah, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SDM BERBASIS DIGITAL PADA UMKM UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA DI PAUH, KOTA PADANG Rina Febriani; Yulihardi Yulihardi; Tilawatil Ciseta Yoda; Yefri Reswita; Afrida Afrida
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 2 (2024): Pemberdayaan UMKM, Inovasi Pendidikan, dan Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i2.2811

Abstract

This community service program aims to improve the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Pauh District, Padang City, through digital-based human resource management (HR) assistance. MSMEs play a strategic role in the local economy, but still face challenges in HR management, which is informal, undocumented, and limited use of technology. This situation results in low productivity, weak performance oversight, and limited adaptability to increasingly competitive business conditions. Based on a situational analysis, MSMEs in Pauh generally lack a structured system for recording attendance, assigning tasks, or evaluating performance. Furthermore, low digital literacy results in suboptimal use of technology in HR management. To address these challenges, this program is designed through a participatory approach, employing practice-based training and ongoing mentoring. Activities include mapping digital needs and readiness, training on the use of simple applications for recording and monitoring performance, and developing work standards and HR performance indicators. The mentoring is conducted in stages to enable MSMEs to implement the system independently. The program's outputs include improving the managerial capacity of MSMEs, implementing a digital-based HR system, developing modules, and developing scientific publications. This program is expected to sustainably drive productivity and digital transformation among MSMEs in Pauh
OPTIMALISASI MANAJEMEN KEUANGAN UMKM UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN USAHA MELALUI PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Yefri Reswita; Tilawatil Ciseta Yoda; Nanda Nanda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Silvy Astari
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 2 (2024): Pemberdayaan UMKM, Inovasi Pendidikan, dan Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i2.2817

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the local economy in Pauh District, Padang City, as a source of income, job creators, and drivers of the local economy. However, the development of MSMEs still faces obstacles in marketing management, particularly weak promotional skills and a limited understanding of consumer behavior. Most businesses still employ conventional marketing strategies without analyzing customer needs, preferences, and behavior patterns. As a result, promotions are poorly targeted and unable to optimally enhance product competitiveness. Limited marketing literacy and a lack of mentoring also prevent MSMEs from evaluating the effectiveness of their promotional strategies. This community service program aims to strengthen MSME marketing management through training on promotions and consumer behavior analysis. Activities are implemented using a participatory and applied approach through training, discussions, and direct mentoring. Materials cover marketing management concepts, effective promotional techniques, understanding consumer behavior, and simple analysis of customer needs. The expected outcome is an increased capacity of MSMEs in designing consumer-based promotions, thereby increasing sales, competitiveness, and sustaining business sustainability
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN PELAKU UMKM MELALUI PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARUS KAS DAN PERENCANAAN KEUANGAN USAHA DI NANGGALO, KOTA PADANG Tilawatil Ciseta Yoda; Yefri Reswita; Nanda Nanda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Silvy Astari
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2837

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah rendahnya literasi keuangan, khususnya dalam pengelolaan arus kas dan perencanaan keuangan usaha. Banyak pelaku UMKM masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, tidak melakukan pencatatan keuangan secara rutin, serta belum mampu menyusun perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Kondisi ini berdampak pada sulitnya mengukur kinerja usaha, mengelola modal, dan mengambil keputusan bisnis yang tepat. Program peningkatan literasi keuangan ini dilaksanakan melalui kegiatan pendampingan pengelolaan arus kas dan perencanaan keuangan usaha bagi pelaku UMKM di Nanggalo, Kota Padang. Pendampingan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pencatatan keuangan sederhana. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar literasi keuangan, pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan laporan arus kas, serta perencanaan keuangan usaha yang berkelanjutan. Metode pendampingan yang digunakan bersifat partisipatif, sehingga pelaku UMKM terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan dapat menyesuaikan materi dengan kondisi usaha masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan arus kas dan pentingnya perencanaan keuangan. Pelaku UMKM mulai mampu melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib, memahami kondisi keuangan usahanya, serta merencanakan penggunaan dana secara lebih efektif. Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan pelaku UMKM di Nanggalo dapat meningkatkan daya saing usaha, mengurangi risiko keuangan, serta mendorong keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Program pendampingan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian finansial UMKM dan mendukung penguatan ekonomi lokal di Kota Padang
PENGUATAN LITERASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN DAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Tilawatil Ciseta Yoda; Yefri Reswita; Nanda Nanda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Silvy Astari
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2838

Abstract

Keluarga merupakan unit ekonomi terkecil yang memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat. Di Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan, sebagian besar keluarga menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian, perdagangan kecil, dan pekerjaan informal yang memiliki tingkat pendapatan tidak tetap. Kondisi ini menuntut kemampuan manajemen keuangan keluarga yang baik agar pendapatan yang diperoleh dapat dikelola secara efektif, namun pada kenyataannya masih banyak keluarga yang belum memiliki literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan yang memadai. Rendahnya kebiasaan pencatatan, lemahnya perencanaan anggaran, serta tingginya pola konsumtif dan ketergantungan pada utang jangka pendek menyebabkan banyak keluarga berada dalam kondisi rentan secara ekonomi meskipun memiliki potensi pendapatan yang cukup. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan praktik manajemen keuangan keluarga sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang. Kegiatan dirancang untuk membekali keluarga dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam mengelola pendapatan, mengendalikan pengeluaran, membangun tabungan, serta merencanakan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, edukatif, dan berbasis komunitas agar perubahan yang dihasilkan tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kondisi keuangan keluarga, pelatihan literasi keuangan, praktik penyusunan anggaran dan pencatatan kas, serta pendampingan berkelanjutan melalui kelompok keluarga sadar keuangan. Materi disusun sesuai dengan konteks sosial dan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Keterlibatan keluarga secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan baru dalam pengelolaan keuangan yang lebih disiplin dan terencana. Luaran yang diharapkan dari program ini meliputi meningkatnya kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, tersusunnya modul manajemen keuangan keluarga berbasis lokal, terbentuknya komunitas keluarga sadar keuangan, serta tersedianya data dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah nagari dan daerah. Dalam jangka panjang, penguatan literasi dan praktik manajemen keuangan keluarga ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat Lubuk Gadang, mengurangi kerentanan terhadap guncangan ekonomi, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan keluarga yang lebih berkelanjutan.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI DAN RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT PRODUKTIF UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN FINANSIAL BERKELANJUTAN DI LUBUK GADANG, KABUPATEN SOLOK SELATAN Nanda Nanda; Yefri Reswita; Tilawatil Ciseta Yoda; Darman Darman; Syaiful Syaiful; Silvy Astari
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i2.2840

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan. Meskipun memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Rendahnya pemahaman pelaku UMKM terhadap manajemen kinerja dan motivasi kerja berdampak pada rendahnya produktivitas, efektivitas kerja, serta keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan SDM UMKM melalui pelatihan manajemen kinerja dan motivasi kerja berbasis produktivitas. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menetapkan target kerja, membagi tugas secara efektif, melakukan evaluasi kinerja, serta membangun motivasi kerja yang berorientasi pada hasil. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif, dengan menyesuaikan materi pelatihan pada kondisi nyata usaha UMKM di wilayah Lubuk Gadang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan klasikal, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung. Peserta dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi permasalahan kinerja usaha dan merumuskan solusi yang relevan. Selain itu, dilakukan pendampingan untuk memastikan materi yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas SDM UMKM dalam mengelola kinerja dan memotivasi tenaga kerja secara mandiri. Pelaku UMKM diharapkan mampu menciptakan sistem kerja yang lebih terstruktur, produktif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan usaha. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan UMKM, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Solok Selatan