Beragam pilihan moda transportasi tersedia pada rute Kota Padang - Bukittinggi, antara lain minibus dan travel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi antara minibus dan travel pada rute tersebut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik survei menggunakan instrumen kuesioner yang telah divalidasi oleh ahli kemudian dibagikan kepada 100 responden pengguna jasa minibus dan travel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui bantuan perangkat lunak SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, pemilihan moda transportasi didominasi oleh Perempuan sebesar 80% pada minibus dan 78% pada travel, usia produktif yaitu usia 21 – 30 tahun sebesar 38% pada minibus dan 30% pada travel dan mahasiswa sebesar 62% pada minibus dan 28% pada travel. Responden dengan pendapatan menengah ke bawah yaitu sebesar < Rp 1.000.000 lebih banyak memilih minibus sebesar 58%, sedangkan pegawai, PNS, dan kelompok ekonomi menengah ke atas lebih sering memilih travel dibandingkan minibus. Pada moda minibus, faktor keamanan dan biaya terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan dan kepuasan pengguna dengan nilai t hitung sebesar 2.036 dan 2.473, sedangkan pada moda travel faktor biaya dan kenyamanan menjadi faktor yang berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 4.176 dan 3.360. Faktor kecepatan tidak berpengaruh signifikan pada kedua moda.