Annisa Prita Melinda
Departemen Teknik Sipil FT UNP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KINERJA SEISMIK STRUKTUR GEDUNG LABORATORIUM TERPADU UNIVERSITAS NEGERI PADANG DENGAN METODE ANALISIS PUSHOVER Fauzan Marjanis; Annisa Prita Melinda
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/j1pqyp39

Abstract

Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Negeri Padang merupakan bangunan beton bertulang dan atap rangka baja lima lantai dengan tinggi keseluruhan gedung 26,5 m yang berdiri di Kota Padang, salah satu kawasan dengan tingkat seismisitas tertinggi di Indonesia. Gedung ini belum pernah dievaluasi kinerja strukturalnya secara analitis terhadap SNI 1726:2019, sedangkan gedung berstatus kategori risiko IV yang dituntut tetap beroperasi pascagempa. Penelitian ini bertujuan memperoleh kurva kapasitas, titik kinerja, serta level kinerja struktur melalui analisis statik nonlinier pushover menggunakan ETABS, dengan titik kinerja ditentukan memakai metode FEMA 440 Equivalent Linearization dan level kinerja dinilai berdasarkan batas simpangan ATC-40. Struktur dimodelkan sebagai Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (R = 8; Ie = 1,5) pada kelas situs SD dengan Ss = 1,42 g dan S1 = 0,6 g. Hasil analisis menunjukkan kapasitas puncak arah X sebesar 65.618,36 kN pada perpindahan atap 200,73 mm dan arah Y sebesar 40.821,04 kN pada 284,02 mm. Titik kinerja tercapai pada gaya geser 49.511,75 kN dengan perpindahan 113,35 mm untuk arah X, serta 36.906,26 kN dengan perpindahan 243,21 mm untuk arah Y. Rasio simpangan total pada titik kinerja sebesar 0,43% arah X dan 0,92% arah Y, keduanya di bawah batas 1,0% ATC-40, tetapi rasio simpangan inelastis arah Y sebesar 0,60% melampaui batas 0,5% sehingga arah Y tergolong kategori Damage Control. Faktor kuat lebih aktual 5,06 dan 3,15 menunjukkan cadangan kekuatan memadai, namun distribusi sendi plastis global menunjukkan mekanisme strong column weak beam belum sepenuhnya tercapai karena sendi tetap didominasi elemen kolom, sementara simpangan antarlantai elastis pada seluruh lantai kedua arah turut melampaui batas izin SNI 1726:2019.