Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK INTRAPERSONAL PEREMPUAN MINANG: ANTARA AMBISI KARIR DAN TUNTUTAN ADAT Meza Saputri; Suryanto Suryanto
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v8i1.19018

Abstract

Abstrak Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan konflik intrapersonal yang dialami oleh perempuan minang dalam menghadapi ambisi karir di tengah tuntutan adat dan budaya. Sebagai masyarakat matrilineal, perempuan minang memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai adat, namun di sisi lain, mereka juga menghadapi tuntutan modernitas yang mendorong mereka untuk meraih prestasi dalam bidang karir. Konflik ini sering kali memunculkan dilema antara tanggung jawab terhadap keluarga dan komunitas dengan aspirasi pribadi dalam dunia profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap dua perempuan minang yang berstatus menikah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu teknik analisis tematik dengan tipe theory driven oleh Braun dan Clarke yang dikenal sebagai reflexitive thematic analysis (RTA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan minang yang telah menikah seringkali menghadapi konflik intrapersonal akibat tuntutan adat serta ambisi karir. Konflik ini terjadi dalam berbagai bentuk yaitu konflik peran, konflik nilai tradisional budaya, konflik emosional, konflik identitas, dan konflik harapan sosial. Implikasi hasil penelitian ini diperlukan dukungan psikologis untuk dapat mengaktualisasikan diri dengan lebih optimal. Kata Kunci: Konflik Intrapersonal, Perempuan Minang, Tuntutan Adat  AbstractThis study attempts to describe the intrapersonal conflict experienced by Minang women in facing career ambitions amidst customary and cultural demands. As a matrilineal society, Minang women have an important role in maintaining customary values, but on the other hand, they also face the demands of modernity that encourage them to achieve in their careers. This conflict often raises a dilemma between responsibility to family and community with personal aspirations in the professional world. This study uses a qualitative approach with a case study method on two married Minang women. Data collection was carried out using semi-structured interviews. The data analysis technique used by the researcher was the thematic analysis technique with the theory driven type by Braun and Clarke known as reflexive thematic analysis (RTA). Furthermore, the validity of the data in this study used triangulation of data sources. The results of this study are that married Minang women often face intrapersonal conflicts due to customary demands and career ambitions. This conflict occurs in various forms, namely role conflict, traditional cultural value conflict, emotional conflict, identity conflict, and social expectation conflict. Implication of the result of this study is that psychological support is needed to be able to actualize onself more optimally. Keywords: Intrapersonal Conflict, Minangkabau Women, Customary Demands
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) DALAM PEMBELAJARAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Meza Saputri; Nono Hery Yoenanto; Pebrian Pebrian; Sri Handa Yani
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 6, No 2 (2025): JUTECH DESEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v6i2.6000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknologi Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan hasil belajar siswa berkebutuhan khusus, dengan fokus pada anak-anak Autism Spectrum Disorder (ASD) dan disabilitas belajar lainnya. Melalui metode systematic literature review sebanyak 14 artikel terpilih dari database scopus. Artikel yang direview dibatasi pada studi kuantitatif dengan desain eksperimen yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2014-2024, dengan melibatkan siswa berkebutuhan khusus serta mengevaluasi efektivitas intervensi pembelajaran berbasis augmented reality. Analisis data dilakukan melalui descriptive dan narrative synthesis terhadap temuan utama studi terpilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa AR memberikan dampak positif pada keterampilan sosial, kognitif, dan emosional siswa berkebutuhan khusus. Beberapa studi menunjukkan peningkatan keterampilan sosial dan pemahaman emosional, khususnya melalui aplikasi permainan berbasis AR dan buku bergambar interaktif. Meskipun hasilnya bervariasi, penggunaan AR terbukti meningkatkan motivasi belajar dan mengurangi gejala-gejala autisme, seperti hiperaktivitas dan iritabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa AR merupakan alat yang menjanjikan untuk mendukung pembelajaran siswa berkebutuhan khusus, dengan desain yang tepat dan terpersonalisasi.