Nur Hidayat
Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan, Jawa Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mengatasi Perbedaan IQ Siswa di Sekolah Dasar Rafly Pinardi; Nurul Amin; Nur Hidayat; Halimatus Sa’diyah
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v3i1.546

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang dirancang untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan intelektual (IQ) siswa di sekolah dasar sehingga setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam menghadapi variasi IQ siswa, peran guru dalam mengidentifikasi serta memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan tantangan beserta solusi yang ditempuh dalam penerapan strategi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi pengelompokan siswa, variasi metode pengajaran, dan penyesuaian produk belajar efektif membantu siswa belajar optimal sesuai tingkat kecerdasannya. Guru memiliki peran penting dalam mengenali kebutuhan individual siswa dan menyesuaikan proses pembelajaran agar inklusif dan adaptif. Meski terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan kompetensi guru, solusi berupa pelatihan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dapat mengatasi hambatan tersebut. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berkontribusi pada terciptanya pendidikan yang adil, efektif, dan mampu meningkatkan kualitas belajar siswa di sekolah dasar.
Membangun Generasi Percaya Diri melalui Public Speaking di Sekolah Dasar Ana Mutrikatus Salamah; Rafly Pinardi; Nur Hidayat
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v3i1.549

Abstract

Public speaking merupakan keterampilan komunikasi yang sangat penting bagi perkembangan kepercayaan diri anak, terutama pada usia sekolah dasar. Artikel ini membahas bagaimana public speaking dapat dijadikan sarana efektif dalam membangun rasa percaya diri siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur terkait public speaking dan pengembangan kepercayaan diri anak. Pembahasan meliputi peran public speaking dalam meningkatkan rasa percaya diri, strategi dan metode pembelajaran yang efektif, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya di lingkungan sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran public speaking yang dilakukan secara bertahap, menyenangkan, dan didukung oleh pendekatan yang suportif dapat meningkatkan keberanian dan keterampilan berbicara siswa. Namun, tantangan seperti rasa takut, keterbatasan waktu, dan kurangnya pengalaman guru harus diatasi dengan strategi yang tepat, termasuk pelatihan guru dan keterlibatan orang tua. Dengan penerapan yang konsisten dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga, public speaking dapat menjadi sarana utama dalam membentuk generasi muda yang percaya diri dan komunikatif, sehingga siap menghadapi tantangan masa depan.
Dampak Keterlambatan Bicara dan Kurangnya Penguasaan Bahasa Isyarat pada Anak Tuna Rungu Nur Hidayat; Yoghadimas Fernanda; Khoirul Umam
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v3i1.550

Abstract

Anak tunarungu menghadapi tantangan besar dalam perkembangan bahasa dan komunikasi, terutama ketika mengalami keterlambatan bicara dan tidak memperoleh penguasaan bahasa isyarat secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak dari dua kondisi tersebut terhadap perkembangan psikososial dan akademik anak tunarungu. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, artikel ini mengkaji faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara, rendahnya kemampuan bahasa isyarat, serta dampak jangka panjang yang ditimbulkannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlambatan penguasaan bahasa menyebabkan hambatan komunikasi yang serius, menimbulkan isolasi sosial, gangguan emosional, dan penurunan kepercayaan diri. Secara akademik, anak tunarungu mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan berpartisipasi aktif di sekolah, sehingga berdampak pada rendahnya prestasi belajar. Dampak jangka panjangnya mencakup keterbatasan dalam dunia kerja dan relasi sosial, serta risiko rendahnya kualitas hidup. Oleh karena itu, penting dilakukan intervensi dini dan penyediaan pendidikan inklusif berbasis bahasa isyarat untuk mendukung perkembangan anak tunarungu secara optimal. Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga hak dasar anak untuk tumbuh, belajar, dan membangun identitas diri.