Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Densus 88 dalam Pencegahan dan Penanganan Aksi Terorisme Fahrul Fachroni; Diding Rahmat
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) dalam pencegahan dan penindakan tindak pidana terorisme berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia, serta menilai efektivitas pelaksanaannya dalam menjaga keamanan nasional dengan tetap menjunjung prinsip hak asasi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui kajian terhadap peraturan hukum, doktrin, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Densus 88 diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 yang mencakup upaya preventif dan represif, seperti deteksi dini, kontra-radikalisasi, penangkapan, penggeledahan, dan penyitaan. Secara empiris, Densus 88 dinilai cukup efektif dalam mencegah dan menangani aksi terorisme, ditunjukkan dengan keberhasilan menggagalkan berbagai rencana serangan dan menekan eskalasi terorisme di Indonesia. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat dinamika dan kritik terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia, khususnya dalam tindakan penindakan di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Densus 88 memiliki peran strategis dalam penanggulangan terorisme di Indonesia, namun diperlukan penguatan kerangka regulasi, peningkatan profesionalisme aparat, koordinasi antar lembaga, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia guna meningkatkan efektivitas penanganan terorisme secara berkelanjutan.
Legal Status of AI-Generated Logos/Brands in Indonesian Intellectual Property Law Timothius Richard Yudha Saputra; Diding Rahmat; Lenny Nadriana; Rizky Pratama
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 5 No. 1 (2026): International Journal of Advanced Multidisciplinary (April - June 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v5i1.1979

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed creative industries by enabling machines to generate aristic works such as images, designs, and logos used in commercial activities. The increasing use of AI-generated content raise important legal questions concerning authorship, ownership, and legal protection under intellectual property law. This study aims to analyze the legal status of AI-generated logos within the Indonesian intellectual property framework and to identify the most appropiate legal mechanism for protecting such works. This research applies a normative legal research method using statutory, conceptual, and comparative approach. The study examines Indonesian copyright law under Law No. 28 Of 2014 Concerning Copyright and Trademark Protection under Law No. 20 Of 2016 Concerning Trademarks and Geographical Indications. The results indicate that Indonesia copyright law remain human-centered, meaning that works generated autonomously by artificial intelligence do not fully meet the legal requierements for copyright law. However, AI-generated logos may still obtain legal protection through trademark registration under the first-to-file principle. This study concludes that trademark law currently provides the most effective legal mechanism for protecting AI-generated logos in Indonesia. The research also highlights the need for future legal reform to address the growing role of artificial intelligence in creative industries.