Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUJIAN KONSTRUK ALAT UKUR PARASOCIAL RELATIONSHIP IN SOCIAL MEDIA SURVEY (PRISM) DALAM BAHASA INDONESIA Bryan Hamdoyo; Rita Markus Idulfilastri
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9247

Abstract

Parasocial relationships on social media have become an increasingly prominent phenomenon in digital communication. However, to date, no instrument specifically designed to measure parasocial relationships in the social media context has been validated in Indonesian. This study aimed to examine the construct validity of the Indonesian version of the Parasocial Relationship in Social Media Survey (PRISM). This study employed a quantitative cross-sectional design involving 307 participants who actively used social media and followed a media figure. The research procedure included instrument adaptation into Indonesian, Confirmatory Factor Analysis (CFA), internal reliability testing, convergent validity analysis using Average Variance Extracted (AVE), internal discriminant validity analysis using the Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT), and external validity testing using the Celebrity Attitude Scale (CAS) and UCLA Loneliness Version 3 (UCLA LV3). The results showed that the initial PRISM model did not meet the model fit criteria. After model modification, the fit indices reached a marginal yet acceptable level (CFI = 0.936, TLI = 0.925, RMSEA = 0.059). Nevertheless, several items showed low factor loadings, the AVE values indicated weak internal convergent validity, and internal discriminant validity was not consistently supported across factors. These findings suggest that the Indonesian version of PRISM is not yet fully adequate for direct use and still requires further item refinement and adaptation to better fit the Indonesian language context. ABSTRAK Hubungan parasosial di media sosial merupakan fenomena yang semakin berkembang dalam komunikasi digital. Namun, hingga saat ini belum tersedia alat ukur hubungan parasosial yang secara spesifik dirancang untuk konteks media sosial dan telah tervalidasi dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk Parasocial Relationship in Social Media Survey (PRISM) versi Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan 307 partisipan yang aktif menggunakan media sosial dan mengikuti figur media. Proses penelitian mencakup adaptasi instrumen ke dalam bahasa Indonesia, pengujian Confirmatory Factor Analysis (CFA), reliabilitas internal, analisis validitas konvergen melalui Average Variance Extracted (AVE), validitas diskriminan internal melalui Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT), serta validitas eksternal menggunakan Celebrity Attitude Scale (CAS) dan UCLA Loneliness Version 3 (UCLA LV3). Hasil menunjukkan bahwa model awal PRISM versi Indonesia belum memenuhi kriteria kecocokan model. Setelah dilakukan modifikasi, model menunjukkan kecocokan yang berada pada taraf marginal namun masih dapat diterima (CFI = 0.936, TLI = 0.925, RMSEA = 0.059). Meskipun demikian, beberapa butir memiliki muatan faktor yang rendah, nilai AVE menunjukkan validitas konvergen internal yang lemah, dan validitas diskriminan internal belum konsisten antarfaktor. Temuan ini menunjukkan bahwa PRISM versi Indonesia belum sepenuhnya memadai untuk digunakan secara langsung, sehingga masih diperlukan penyempurnaan item dan adaptasi lebih lanjut agar sesuai dengan konteks bahasa Indonesia.