Maya Safitri
Uin sultanah nahrasiyah lhokseumawe

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA Rosda Rosda; Khairani Khairani; Maya Safitri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10434

Abstract

ABSTRAKThis study was motivated by the low level of students’ scientific literacy in learning Natural and Social Sciences (IPAS) at elementary schools. Scientific literacy is an important competency that enables students to understand scientific phenomena, solve problems, and  make decisions based on scientific evidence. One of the learning models that can improve this ability is Project Based Learning (PjBL). This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning model in improving students' scientific literacy at SDN 6 Muara Dua. This research used a qualitative descriptive approach. The research subjects consisted of 27 fifth-grade students and one IPAS teacher. Data were collected through observation, interviews, scientific literacy tests, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Project Based Learning model was able to increase students’ learning interest, activeness, and critical thinking skills in understanding food chain material. Students became more active in observation activities, group discussions, and project presentations. Most students demonstrated good and moderate levels of scientific literacy, particularly in identifying scientific issues and explaining simple phenomena.   However, some students still experienced difficulties in using scientific evidence to draw conclusions. Therefore, Project Based Learning can be considered an effective learning alternative to improve elementary school students' scientific literacy. ABSTRACTPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Literasi sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk memahami fenomena ilmiah, memecahkan masalah, serta mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi sains siswa di SDN 6 Muara Dua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas V dan satu orang guru mata pelajaran IPAS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes literasi sains, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, serta kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami materi rantai makanan. Siswa lebih aktif dalam melakukan pengamatan, diskusi kelompok, serta presentasi hasil proyek. Selain itu, sebagian besar siswa menunjukkan kemampuan literasi sains pada kategori baik dan cukup, terutama dalam mengidentifikasi isu ilmiah dan menjelaskan fenomena sederhana. Namun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam menggunakan bukti ilmiah untuk menarik kesimpulan. Dengan demikian, implementasi model Project Based Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menulis dan Membaca di Kelas 3 SDN 1 Syamtalira Bayu Dwina Ningsih; Maya Safitri; Nur Azmi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami oleh siswa kelas 3 di SDN 1 Syamtalira Bayu dalam keterampilan menulis dan membaca. Keterampilan literasi dasar, seperti menulis dan membaca, merupakan fondasi penting dalam perkembangan akademik siswa. Namun, masih banyak siswa yang mengalami hambatan dalam menguasai kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi di kelas 3 SDN 1 Syamtalira Bayu, wawancara dengan guru dan siswa kelas 3 di SDN 1 Syamtalira Bayu, serta analisis dokumentasi yang berupa hasil tulisan dan bacaan siswa. Subjek penelitian ini adalah 2 guru kelas 3 dan 4 siswa kelas 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, pengucapan kata, memahami isi bacaan, serta menulis kalimat dengan struktur yang benar. Faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut meliputi kurangnya latihan di rumah, keterbatasan media pembelajaran yang menarik, metode pembelajaran yang belum bervariasi, serta latar belakang kemampuan awal siswa yang berbeda-beda. Selain itu, motivasi belajar siswa yang rendah juga turut memengaruhi kemampuan literasi mereka. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual, serta melibatkan orang tua dalam proses peningkatan literasi anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan strategi pembelajaran bahasa di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING BERBASIS CANVA TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SISWA DI KELAS DIGITAL Khairunnisa; Maya Safitri; Zainal Abidin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16533

Abstract

The low level of student creativity in the digital classroom at MIN 3 Lhokseumawe, caused by the predominance of lecture-based teaching and a lack of interactive digital media, served as the background for this study. The objectives of this study are to: (1) describe how the Canva-based Project-Based Learning (PjBL) model is implemented in digital learning; (2) examine the increase in student creativity following the implementation of this model; and (3) examine the differences in learning creativity between students using the Canva-based PjBL model and those using traditional learning techniques. This study employed a pretest-posttest control group design, a quasi-experimental method, and a quantitative methodology. Sixty fifth-grade students from MIN 3 Lhokseumawe served as the research sample. Thirty students in the experimental class used a Canva-based PjBL methodology, while the other thirty students in the control class used traditional teaching methods. Exams and interviews were used as data collection methods. The results of the study showed that: (1) Student creativity increased after implementing the Canva-based PjBL model in a digital classroom, with the pre-test average score of 46.7 rising to 62.6 on the post-test (an increase of 15.9 points); (2) there was a significant difference in learning creativity between students who used the Canva-based PjBL model and those who used conventional learning, with a significance value of 0.001 (p < 0.05) and an effect size of 0.945 (large category). Thus, in digital classrooms, the Canva-based PjBL approach significantly and positively enhances students’ learning creativity.