Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menulis dan Membaca di Kelas 3 SDN 1 Syamtalira Bayu Dwina Ningsih; Maya Safitri; Nur Azmi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami oleh siswa kelas 3 di SDN 1 Syamtalira Bayu dalam keterampilan menulis dan membaca. Keterampilan literasi dasar, seperti menulis dan membaca, merupakan fondasi penting dalam perkembangan akademik siswa. Namun, masih banyak siswa yang mengalami hambatan dalam menguasai kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi di kelas 3 SDN 1 Syamtalira Bayu, wawancara dengan guru dan siswa kelas 3 di SDN 1 Syamtalira Bayu, serta analisis dokumentasi yang berupa hasil tulisan dan bacaan siswa. Subjek penelitian ini adalah 2 guru kelas 3 dan 4 siswa kelas 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, pengucapan kata, memahami isi bacaan, serta menulis kalimat dengan struktur yang benar. Faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut meliputi kurangnya latihan di rumah, keterbatasan media pembelajaran yang menarik, metode pembelajaran yang belum bervariasi, serta latar belakang kemampuan awal siswa yang berbeda-beda. Selain itu, motivasi belajar siswa yang rendah juga turut memengaruhi kemampuan literasi mereka. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual, serta melibatkan orang tua dalam proses peningkatan literasi anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan strategi pembelajaran bahasa di tingkat sekolah dasar.
Development and Initial Evaluation of a Sharia Based Mathematics Entrepreneurship Learning Model to Strengthen Santri’s Applied Mathematics Competence in Pesantren Nur Azmi; Rauzatul Jannah; Rizky Amelia Putri Br Gajah
Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research Vol 5 No 2 (2026): Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat Jl. Paya Ilang/Pertamina Desa Lemah Burbana, Takengon, Aceh Tengah 24552

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/jumper.v5i2.475

Abstract

Pesantren require contextual entrepreneurship learning that enables santri to use mathematics in business decisions while remaining guided by Sharia ethics. This study developed and initially evaluated the SME-Sharia Learning Model for strengthening applied mathematics competence in a pesantren context. Using the ADDIE research-and-development framework and a one-group pretest-posttest design, the study involved 20 Grade IX female santri at Pondok Pesantren Al Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara; five caregivers contributed to the needs analysis. Data were obtained from student and caregiver needs surveys, expert appraisal, readability testing, an applied mathematics test, observation, interviews with five santri, and a post-intervention Sharia-values questionnaire. Quantitative data were analyzed descriptively and with a paired-sample t-test, Cohen's dz, and a supplementary Wilcoxon test, while qualitative data were analyzed thematically. Preliminary appraisal means were 3.60 for the mathematics education expert and 3.80 for the Sharia economics expert, and readability averaged 3.52 on a four-point scale. Applied mathematics scores increased from 59.5 to 78.5 on a 0-100 reporting scale (mean difference = 19.0, 95% CI [12.1, 25.9]), t(19) = 5.729, p < .001, dz = 1.28; 17 students improved, two declined, and one was unchanged. Supporting descriptive evidence indicated ethical awareness and active participation during business simulations. Because the study lacked a control group, item-level reliability data, and a validated pretest-posttest readiness measure, the findings are preliminary. The model offers an integrative approach linking applied mathematics, entrepreneurship practice, and Sharia ethical reasoning in Islamic boarding schools.