Nurul Inayati
Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEK MINUMAN SERBUK HYTENSOL TERHADAP KADAR NA+, K +, CL- DAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSBINDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAKRANEGARA KOTA MATARAM Suhaema; Aladhiana Cahyaningrum; I Nyoman Adiyasa; Yuli Laraeni; Nurul Inayati; Suhaema Suhaema
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet rendah natrium dan tinggi kalium merupakan salah satu alternatif pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Hypertension solution (Hytensol) merupakan minuman serbuk yang menggabungkan 4 bahan pangan (pisang ambon, tomat, jagung dan tempe) yang mengandung tinggi kalium (1.388 mg) dan rendah natrium (15 mg) per 100 g bahan. Hal ini memberikan peluang minuman serbuk hytensol sebagai terapi untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek minuman serbuk Hytensol terhadap kadar elektrolit Na+, K+, Cl- darah dan tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang memenuhi kriteria berjumlah 30 orang. Data tekanan darah sampel dikumpulkan menggunakan alat tensimeter digital, kadar elektrolit Na+, K+, Cl- melalui pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan sampel darah, data konsumsi minuman serbuk hytensol dikumpulkan dengan cara food weighing. Sampel berusia antara 40-60 tahun, dengan jenis kelamin sebagian besar (80%) adalah perempuan. Sebagian besar sampel kelompok perlakuan (60%) dan sampel kelompok control (66,67%) termasuk dalam katogeri dengan onset penyakit < 12 bulan, sedangkan dari aktifitas Sebagian besar sampel kelompok perlakuan (80%) dan sampel kelompok control (66,7%) memiliki aktifitas ringan. Hasil pemeriksaan tekanan darah kelompok perlakuan sebelum dan sesudah perlakuan terdapat perbedaan yang siginifikan (sistolik p = 0.001 < 0.05; diastolic p=0.021 < 0.05). Hasil pemeriksaan kadar elektrolit darah Na+, K+, Cl- pada kelompok perlakuan sebelum dan sesuadah perlakuan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p = >0,05). Minuman serbuk hytensol memberikan efek terhadap penurunan tekanan darah (sistolik dan diastolic) pada penderita hipertensi, namun tidak memberikan efek terhadap kadar elektrolit Na+, K+, Cl-, Darah.
IMPLEMENTASI COMMUNITY-BASED PARSIPATORY DAN PEMERIKSAAN ANTI-TB UNTUK DETEKSI DINI TUBERKULOSIS Fihiruddin Fihiruddin; Fachrudi Hanafi; Nurul Inayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29804

Abstract

Abstrak: Kasus tuberkulosis masih banyak ditemukan tetapi pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis masih rendah, sehingga diperlukan upaya preventif untuk mencegah peningkatan kasus tuberkulosis. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis dan deteksi dini tuberkulosis melalui pendekatan Community-Based Parsipatory dengan melibatkan kader dan peran aktif masyarakat. Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi, penyuluhan, edukasi, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok (Community-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis dan pelatihan, deteksi dini anti-TB serta monitoring evaluasi. Sasaran pengabdian kepada masyarakat sebanyak 50 orang terdiri dari 25 orang warga masyarakat dan 25 orang kader kesehatan desa, sedangkan sebagai mitra ialah petugas laboratorium Puskesmas dan staf desa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dapat meningkatkan pemahaman sasaran tentang tuberkulosis, sebelum penyuluhan pemahaman sasaran sebesar 20% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 95%. Hasil monitoring yang dilakukan setiap bulan, ditemukannya satu orang anggota penderita tuberkulosis positif antibodi IgG yang menunjukkan bahwa anggota kelompok masyarakat (Comunity-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis berperan aktif melakukan edukasi untuk mencegah penularan tuberkulosis.Abstract: Tuberculosis cases are still widely found but public understanding of tuberculosis is still low, therefore preventive efforts are needed to prevent an increase of tuberculosis cases. This community service aims to improve public understanding about tuberculosis and early detection of tuberculosis through a Community-Based Participatory approach involving village health preceptor and active community participation. The methods used consist of socialization, counseling, education, discussion, interview, formation group of Community-based participatory concerned with tuberculosis, training, early detection of anti-TB, monitoring and evaluation. The target of community service is 50 people consisting of 25 community members and 25 village health Preceptor, while as a Partners of this pragram are laboratory officers of community health centers and village staff. The evaluation results show that counseling can improve understanding of participant about tuberculosis effectively, the understanding of participant before counseling was 20% and increased to 95% after being given counseling. The results of monitoring carried out every month, found one member of the tuberculosis patient who tested positive for IgG antibodies, which shows that members of the community-based participation group who care about tuberculosis play an active role in providing education to prevent the transmission of tuberculosis.