Raden Meina Widiastuti
Universitas Teknologi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN DESIGN THINKING DALAM PENGEMBANGAN PRODUK FURNITUR BERBASIS LIMBAH KAYU UNTUK MENCIPTAKAN NILAI BERKELANJUTAN Raden Meina Widiastuti; Herdiansyah Gustira Pramudia Suryono
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 2 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i2.190

Abstract

Industri furnitur di sentra produksi seperti Jepara menghasilkan limbah kayu sebesar 20–30% dari total bahan baku yang digunakan, yang sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya memiliki nilai ekonomi rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi material limbah dan penciptaan nilai berkelanjutan pada industri furnitur skala usaha kecil dan menengah (UKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan design thinking dapat mengoptimalkan pemanfaatan limbah kayu menjadi produk furnitur bernilai tambah serta menciptakan sustainable value creation berbasis prinsip triple bottom line dalam kerangka circular economy. Penelitian menggunakan pendekatan action research dengan desain campuran (mixed-method) melalui implementasi lima tahapan design thinking pada 20 orang perajin furnitur di Jepara, serta pengujian persepsi terhadap 105 konsumen potensial menggunakan kuesioner skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan design thinking meningkatkan pemanfaatan limbah kayu hingga rata-rata 70% dalam pengembangan prototipe produk baru. Uji reliabilitas menunjukkan seluruh variabel memiliki Cronbach’s Alpha di atas 0,80, sementara analisis regresi mengindikasikan bahwa persepsi keberlanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap willingness to pay (? = 0,678; p < 0,001; R² = 0,419). Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya menghasilkan dampak lingkungan, tetapi juga memengaruhi respons ekonomi melalui kesiapan konsumen untuk membayar. Secara konseptual, penelitian ini mengembangkan model integratif yang menghubungkan design thinking sebagai mekanisme inovasi dengan implementasi circular economy dan pengukuran triple bottom line dalam menciptakan nilai berkelanjutan pada industri furnitur berbasis limbah kayu.