Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Eksplorasi Motivasi dan Hambatan belajar Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara Bandung Trisa Nurhaliza; Cucu Susanti; Inggi Trianda Pratiwi; Fajriah Saka; Revita Yanuarsari
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motivasi belajar dan hambatan belajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Nusantara Bandung sebagai pembelajar dewasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa dari beberapa program studi di lingkungan FKIP. Data dianalisis secara tematik untuk mengungkap dinamika motivasi dan hambatan belajar yang dialami mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik tercermin dari minat terhadap bidang studi, keinginan mengembangkan wawasan, serta orientasi kontribusi sosial sebagai calon pendidik. Sementara itu, motivasi ekstrinsik meliputi dukungan keluarga, teman sebaya, lingkungan organisasi, serta pertimbangan peluang karier di masa depan. Hambatan belajar mahasiswa meliputi hambatan akademik, non-akademik/personal, dan lingkungan sosial-akademik. Hambatan akademik berkaitan dengan kompleksitas materi dan tuntutan akademik, sedangkan hambatan non-akademik meliputi manajemen waktu, kelelahan, kejenuhan, dan fluktuasi motivasi. Hambatan lingkungan sosial-akademik muncul dalam bentuk perbedaan gaya belajar dan koordinasi kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi dan hambatan belajar saling berkaitan dan berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran mahasiswa.
Persepsi Mahasiswa PG PAUD terhadap Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok dalam Perkuliahan Viera Ayu Kirana; Larassaty Alifah; Nida Allifah Imawan; Revita Yanuarsari
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam persepsi mahasiswa terhadap efektivitas penerapan metode pembelajaran diskusi kelompok dalam proses perkuliahan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman materi, motivasi belajar, keterlibatan aktif, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek lima mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Universitas Islam Nusantara yang dipilih sebagai informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam pada Google formulir yang berisi persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan diskusi kelompok di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memandang metode diskusi kelompok sebagai metode pembelajaran yang efektif karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan dibandingkan metode ceramah, sehingga mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas diskusi kelompok sangat dipengaruhi oleh dinamika kelompok dan tingkat keaktifan anggota, karena diskusi menjadi kurang optimal ketika terdapat anggota yang pasif atau tidak memberikan kontribusi secara merata.
Peran Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan yang Efektif dalam Mendukung Efektivitas Pembelajaran: Kajian Teoritis Nurul Alya Sapitri; Widya Tasya Astiti; Nailal Munayah; Revita Yanuarsari
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1455

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh peran vital sarana dan prasarana sebagai faktor lingkungan yang membentuk perilaku belajar, meskipun dalam praktiknya masih terhambat oleh anggaran dan kompetensi manajerial. Artikel ini bertujuan menganalisis secara teoritis hubungan pengelolaan fasilitas tersebut dengan efektivitas pembelajaran. Menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, ditemukan bahwa pengelolaan sistematis berbasis fungsi manajemen dengan dukungan teori ekologi serta konstruktivisme mampu menciptakan mikrosistem belajar yang optimal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketersediaan fisik yang memadai dapat memberikan kontribusi keberhasilan belajar secara efektif. Disimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran merupakan hasil sinergi antara standar fasilitas pemerintah, manajemen operasional yang rapi, serta adaptasi terhadap teknologi digital.
Integrasi Teknologi dalam Pengelolaan Pembelajaran di PAUD Salma Nur Faujia; Vina Firnanda Priadi; Malika Sabila; Revita Yanuarsari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1431

Abstract

Artikel ini membahas integrasi teknologi dalam pengelolaan pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi strategi integrasi teknologi, manfaat teknologi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sekolah, serta tantangan literasi digital yang dihadapi pendidik PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi mampu meningkatkan efisiensi operasional sekolah melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang lebih efektif. Pemanfaatan platform digital seperti Sistem Informasi Manajemen (SIM), kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan aplikasi desain Canva terbukti dapat mengurangi beban kerja tenaga administrasi dan pendidik, sehingga memungkinkan guru lebih fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran. Namun demikian, keberhasilan implementasi teknologi sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya tingkat literasi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi teknologi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital pendidik serta memperkuat peran guru sebagai fasilitator dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik di era modern.
Integrasi Teknologi dalam Pengelolaan Pembelajaran di PAUD Salma Nur Faujia; Vina Firnanda Priadi; Malika Sabila; Revita Yanuarsari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1431

Abstract

Artikel ini membahas integrasi teknologi dalam pengelolaan pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi strategi integrasi teknologi, manfaat teknologi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sekolah, serta tantangan literasi digital yang dihadapi pendidik PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi mampu meningkatkan efisiensi operasional sekolah melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang lebih efektif. Pemanfaatan platform digital seperti Sistem Informasi Manajemen (SIM), kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan aplikasi desain Canva terbukti dapat mengurangi beban kerja tenaga administrasi dan pendidik, sehingga memungkinkan guru lebih fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran. Namun demikian, keberhasilan implementasi teknologi sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya tingkat literasi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi teknologi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital pendidik serta memperkuat peran guru sebagai fasilitator dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik di era modern.