Endang Surtiyoni
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adaptive Leadership dalam Manajemen Bimbingan dan Konseling di Era Disrupsi Ronal Ronal; Azzahra Nisa Salsadillah; Belinda Selamitha; Hanifaizah Hanifaizah; Amanda Safitri Rahmayani; Ahmad Fikri Kurniawan; Endang Surtiyoni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1681

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, termasuk pengelolaan layanan bimbingan dan konseling. Perubahan yang berlangsung secara cepat menuntut pemimpin pendidikan memiliki kemampuan beradaptasi agar mampu menghadapi kompleksitas, ketidakpastian, serta perkembangan teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, karakteristik, implementasi, tantangan, dan implikasi kepemimpinan adaptif dalam manajemen bimbingan dan konseling di era digital. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, Crossref, DOAJ, dan Garuda menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan adaptive leadership, manajemen bimbingan dan konseling, serta kepemimpinan pendidikan. Dari hasil identifikasi sebanyak 35 publikasi, diperoleh 30 referensi yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif berperan penting dalam meningkatkan efektivitas manajemen bimbingan dan konseling melalui pengambilan keputusan yang fleksibel, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling, serta kemampuan merespons perubahan kebutuhan peserta didik secara berkelanjutan. Selain itu, penerapan kepemimpinan adaptif mampu mendorong inovasi layanan, meningkatkan kualitas komunikasi, memperkuat budaya organisasi yang responsif, dan mendukung terciptanya layanan bimbingan dan konseling yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era digital. Kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif merupakan pendekatan strategis yang relevan untuk meningkatkan mutu pengelolaan layanan bimbingan dan konseling dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Seni Memimpin di Era Digital: Strategi Kepemimpinan Adaptif dalam Menghadapi Perubahan Teknologi Annisa Saharani Safana; Aprilia Susanti; Devi Fitriani; Merlin Ayu Safitri; Putri Ajeng Lestari Noer Iskandar; Vemi Mailan Afriyani; Widiya Aprilia; Endang Surtiyoni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1682

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan dan cara organisasi dijalankan, termasuk dalam praktik kepemimpinan. Situasi tersebut menuntut pemimpin untuk mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi agar dapat menghadapi berbagai tantangan secara efektif. Salah satu pendekatan yang dianggap sesuai adalah kepemimpinan adaptif, yaitu kemampuan pemimpin dalam merespons perubahan, mengelola ketidakpastian, serta mendorong terciptanya inovasi dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi kepemimpinan adaptif yang dapat diterapkan dalam menghadapi perubahan teknologi pada era digital. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan artikel penelitian terkait kepemimpinan adaptif serta perkembangan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemimpin di era digital perlu memiliki kemampuan literasi digital, komunikasi yang baik, keterampilan berpikir kritis, sikap terbuka terhadap perubahan, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi diri maupun anggota tim. Selain itu, dukungan budaya organisasi yang fleksibel dan inovatif turut berperan dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan adaptif. Oleh karena itu, penerapan strategi kepemimpinan adaptif menjadi langkah penting bagi organisasi untuk menghadapi perubahan teknologi dan menjaga keberlangsungan serta daya saing di era digital.