Nur Hadian
Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengelolaan Wisata Melalui Teknologi Augmented Reality Dan Sistem Wisata Untuk Pokdarwis Muhamad Rizaludin Rizal; Nur Hadian; Husni Hidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i2.6443

Abstract

Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan interaksi wisata yang menarik dan relevan bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama dalam mengelola destinasi wisata di wilayah kabupaten Pekalongan masih terbatas dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga promosi dan pengelolaan informasi wisata kurang maksimal. Hal ini mempengaruhi daya tarik wisatawan serta keterlibatan komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi Augmented Reality (AR) dan rekomendasi wisata untuk menciptakan sistem wisata yang interaktif dan personal. Teknologi ini akan membantu Pokdarwis dalam menampilkan informasi destinasi secara menarik serta memberikan rekomendasi yang relevan bagi wisatawan, sesuai dengan preferensi. Diharapkan melalui kegiatan ini, Pokdarwis dapat mengatasi keterbatasan yang ada, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta memajukan pariwisata kabupaten Pekalongan dengan teknologi modern. Adapun dalam proses pengujian User Acceptance Testing (UAT) dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada Pokdarwis mendapatkan total persentase yaitu 93.2% dengan kriteria sangat baik.
Memaksimalkan Tren Produk Untuk Pelaku UMKM Menggunakan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Muhamad Rizaludin Rizal; Husni Hidayat; Mujibul Hakim; M. Rudi Fanani; Nur Hadian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan utama terutama dalam sektor yang menyerap lebih banyak tenaga kerja untuk berkembang, termasuk dalam usaha untuk bertahan dalam krisis ekonomi. Dalam perkembangan perekonomian nasional, masyarakat semakin menyadari peran penting keberadaan UMKM di Indonesia. Selama ini pelaku UMKM desa Bugangan belum melakukan sebuah inovasi baru baik dalam hal produk dan penjualan yang lebih luas, hal ini disebabkan karena pemilik usaha belum melihat secara detail tentang bagaimana minat pelanggan dan apa yang sedang tren dipasaran menyangkut produknya. Untuk pengabdian ini menerapkan algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) yang bertujuan digunakan untuk melihat tren produk selama ini yang terabaikan untuk meningkatkan penjualan, perluasan pangsa pasar dan menambah inovasi-inovasi dalam memperoleh keuntungan baru pada usaha UMKM desa Bugangan. Persentase yang diperoleh dapat diketahui bahwa tanggapan dari pelaku UMKM desa Bugangan terhadap pelaksanaan PKM ini yaitu dengan persentase 93,2% dengan kriteria interpretasi skor sangat baik.
Optimalisasi Pengelolaan Smart Village Melalui Pelatihan Dan Implementasi Aplikasi Self-Assessment Desa Pecakaran Nur Hadian; Muhamad Rizaludin; M.Rudi Fanani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026 In Progress
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v7i1.7675

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital aparatur desa dalam mengelola dan mengevaluasi implementasi Smart Village melalui pendampingan pengembangan serta memanfaatkan aplikasi self-assessment. Selama ini, proses evaluasi layanan digital desa masih dilakukan secara manual, tidak terstruktur, dan belum memiliki standar pengukuran yang jelas sehingga menyulitkan pemerintah desa dalam mengidentifikasi tingkat efektivitas layanan serta menentukan strategi pengembangan yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep evaluasi Smart Village berbasis indikator, pelatihan penggunaan aplikasi self-assessment, serta pendampingan implementasi aplikasi dalam proses evaluasi layanan digital desa. Indikator evaluasi yang digunakan mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, kepuasan pengguna, dan dampak manfaat bersih. Aplikasi yang dikembangkan berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks serta dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, dan rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa mampu menggunakan aplikasi secara mandiri dalam melakukan evaluasi layanan digital. Nilai evaluasi implementasi Smart Village yang diperoleh sebesar 81.06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif memberikan gambaran objectif tingkat keberhasilan layanan digital desa serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan secara keberlanjutan.