Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of a Short Education Movie on Family Knowledge of Pulmonary Tuberculosis Transmission: A Quasi-Experimental Study Ecki Salma Hapsari; Dadang Kusbiantoro; Arifal Aris
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 12 No. 3 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v12i3.1040

Abstract

Background: Household members of patients with pulmonary tuberculosis are at increased risk of infection because of prolonged exposure and often have inadequate knowledge regarding disease transmission. Health education using audiovisual media, such as a Short Education Movie (SEM), may improve understanding of tuberculosis transmission; however, evidence regarding its effectiveness among family members in primary healthcare settings remains limited. Objective: This study aimed to evaluate the effect of Short Education Movie (SEM)–based health education on family members' knowledge of pulmonary tuberculosis transmission at a primary healthcare center. Methods: A quantitative quasi-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted at Mantup Community Health Center, Lamongan, Indonesia, from May to June 2026. Fifty-four family members of patients with pulmonary tuberculosis were recruited using accidental sampling. Participants completed a researcher-developed 15-item knowledge questionnaire before and immediately after receiving a single SEM-based educational intervention. Descriptive statistics were used to summarize participant characteristics and knowledge scores. Differences between pretest and posttest scores were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, with statistical significance set at p < 0.05. Results: The mean knowledge score increased from 8.59 ± 2.54 before the intervention to 12.87 ± 1.69 after the intervention. The proportion of participants with good knowledge increased from 13.0% at baseline to 70.4% following the intervention, whereas the proportion with poor knowledge decreased from 59.3% to 3.7%. The Wilcoxon Signed-Rank Test demonstrated a statistically significant improvement in knowledge after the intervention (p < 0.001). Conclusion: Short Education Movie–based health education significantly improved family members' knowledge of pulmonary tuberculosis transmission. SEM represents a practical and effective educational strategy for strengthening family-centered tuberculosis prevention and may support the integration of standardized audiovisual education into community nursing practice and primary healthcare tuberculosis control programs
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAUN SALAM SEBAGAI TEH CELUP HERBAL ALAMI DI DESA WUDI Zahrotun Nisa; Mufti Ari Bianto; Alfina Wijayanti Wibowo; Akbar Ramadhani; Ecki Salma Hapsari
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Inovasi Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Publisher : IndoCompt Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang di budidayakan keluarga, dapat memberikan nutrisi, dan obat tradisional herbal yang aman. Permasalahan kesehatan dapat timbul karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Upaya dalam mengatasi masalah kesehatan salah satunya yaitu dengan melakukan penyuluhan tentang jenis-jenis tanaman toga dan manfaatnya, serta dengan penanaman toga yang dapat dijadikan sebagai obat herbal alami dan juga dapat bermanfaat sebagai produk jual seperti pembuatan teh herbal celup dari daun salam. Melalui program pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini masyarakat diperkenalkan tentang tanaman toga dan di latih dalam pemanfaatan tanaman toga sebagai produk jual. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan penyuluhan dan pelatihan sehingga dengan program ini berharap pengetahuan, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga status derajat kesehatan, serta dapat membantu ekonomi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga status derajat kesehatan melalui penanaman toga, meskipun dengan cara yang cukup sederhana tetapi memiliki banyak manfaat. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi yang efektif dan kolaboratif dalam penyuluhan dan pelatihan kesehatan masyarakat.