Shan Bhanuaji
Sekolah Tinggi Teologi Reformed Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resensi Buku: A Body of Praise: Understanding the Role of Our Physical Bodiesin Worship Shan Bhanuaji
GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 11 No. 1 (2026): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian
Publisher : Faculty of Theology Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/gema.2026.111.1630

Abstract

This review examines A Body of Praise by W. David O. Taylor, highlighting his central argument that Christian worship must recover the role of the physical body as integral to spiritual formation. Drawing from biblical, historical, and neuroscientific perspectives, Taylor challenges disembodied approaches to liturgy and emphasizes sensory engagement in worship. The book offers a constructive vision of embodied worship that is both theologically grounded and pastorally relevant for contemporary church practice.
Dinamika Pengharapan Mesianik dalam Second Temple Judaism sebagai Latar Belakang Penolakan terhadap Tuhan Yesus Shan Bhanuaji
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i2.77

Abstract

Abstract Penelitian ini mengkaji masalah penolakan terhadap identitas mesianik Yesus Kristus dalam kaitannya terhadap perkembangan pengharapan mesiani dalam Yudaisme Bait Allah Kedua. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dinamika pengharapan tersebut serta kontribusinya terhadap terbentuknya penolakan terhadap Yesus. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksposisi teks terhadap kitab Hagai, Zakharia, Mazmur Salomo, dan 1 Henokh 37-71. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengharapan mesianik mengalami perkembangan dari kerangka teologis-restoratif dalam Perjanjian Lama menuju ekspektasi yang lebih politis dan eskatologis dalam literatur Yudaisme Bait Allah Kedua. Kitab Hagai dan Zakharia menampilkan pemahaman mesianik yang relatif implisit dan berorientasi teologis, sedangkan Mazmur Salomo dan 1 Henokh menggambarkan figur Mesias yang lebih eksplisit, personal, dan berkuasa, serta berkaitan dengan pembebasan politik dan penghakiman eskatologis. Temuan ini menunjukkan bahwa penolakan terhadap Yesus berkaitan dengan ketidaksesuaian antara pengharapan mesianik yang telah berkembang dengan cara penggenapan yang Ia hadirkan melalui penderitaan dan kematian.