Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Batik sebagai Aset Budaya dalam Menciptakan Entrepreneurial Opportunity dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Studi pada UKM Batik Selotigo Wijaya, Rangga Adi; Tisnasasmita, Bisma Jatmika; Daniel, Joseph Robert
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4845

Abstract

Indonesia kaya dengan berbagai macam budaya lokal, salah satunya adalah batik, yang merupakan warisan budaya Indonesia yang luhur. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki seni dan motif batiknya sendiri, tak terkecuali Kota Salatiga yang memiliki budaya batik, yang bernama batik Selotigo. Kebanggaan pada budaya lokal merupakan sebuah emosi yang memainkan peran sentral untuk menciptakan kesempatan berwirausaha, hal ini yang menciptakan entrepreneurial opportunity. Saat konsumen memakai batik di acara formal, informal, atau membagikannya di media sosial, konsumen menjadi agen promosi budaya, dan mereka ikut berperan mempromosikan budaya lokal batik ke masyarakat luas. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana peran batik UKM Batik Selotigo sebagai aset budaya dalam menciptakan entrepreneurial opportunity dan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemberdayaan ekonomi lokal berbasis aset budaya batik dalam membangkitkan peran pada budaya lokal batik serta menilai kontribusi batik dalam mengembangkan alternatif usaha Batik Selotigo menggunakan entrepreneurial opportunity pada budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, wawancara dilakukan secara terstuktur kepada 4 narasumber sebagai informan penelitian, serta data riil dari lapangan internal dan eksternal. Hasil penelitian diperoleh dengan mengalisis data dengan triangulasi data sebagai validasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa UKM Batik Selotigo ini tidak hanya berkontribusi secara pemberdayaan ekonomi lokal, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan sosial, serta entrepreneurial opportunity. Pengelolaan usaha batik selotigo berbasis budaya lokal, menjadikannya sebagai entrepreneurial opportunity terhadap ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Fenomena Intergenerational Employment Profesi Transporter Sampah di Kota Yogyakarta Tisnasasmita, Bisma Jatmika
Annusfy : Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 5 (2026): January 2026 , Annusfy In Press
Publisher : Jaanur Elbarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/htd37g04

Abstract

The purpose of this research is to find out whether the profession of waste transporter in the City of Jogjakarta is inherited from parents to their children, and whether this profession provides sufficient welfare. The method used was a descriptive analysis with data collected through questionnaires answered by waste transporters in 14 ministries. The concept used to explain this phenomenon is intergenerational mobility, which is supported by path dependence theory and dual labor market theory. The results of the study show that the majority of waste transporters get this profession from generation to generation. Many transporters do not have access to formal employment and running the profession because they have no choice. Nevertheless, the majority of transporters do not consider this profession to provide long-term well-being. The role of stakeholders is very necessary so that the sustainability of waste collection services can be maintained, and this informal profession can also provide welfare. The government is expected to make provisions on sustainable service rates, and customers are expected to pay the fee according to the agreed schedule.