Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Halal Production Process in PGC Catering Sidoarjo Rima Azara; Fitriyah Nur Indahsari; Rahmah Utami Budiandari
Journal of Halal Lifestyle and Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jhlshls

Abstract

Halal is often associated with food and beverages permissible for consumption, governed by regulations that ensure products do not contain prohibited elements. Catering is a food processing industry that must obtain halal certification. PGC Catering, established in Sidoarjo since 2016. This research aims to analyze critical points in the PGC Catering processing process. Methods used include interviews with the catering owner, observations, data analysis, and literature review. The results indicate that the selection of halal raw materials, along with their storage and processing, significantly impacts the halal status of the products produced. Additionally, the packaging and distribution processes are conducted with a focus on cleanliness and safety. In conclusion, PGC Catering meets the halal standards set by certification bodies, thereby enhancing Muslim consumer trust in the products offered
Pendampingan Legalitas Usaha Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah Wilayah Sidoarjo rahmah utami budiandari; Rima Azara; Nur Ravita Hanun; Atik Wahyuni; Fitriyah Nur Indahsari
SINAR SANG SURYA Vol 9 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4241

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan primer, yang harus aman, sehat, bermutu, layak dan terjangkau. Pangan halal saat ini menjadi halal mandatory yang harus diterapkan. sertifikasi halal menjadi salah satu kewajiban bagi pengusaha makanan minuman. syarat mendapatkan sertifikasi halal adalah memiliki legalitas usaha. pendampingan ini ditujukan kepada asosisasi pengusaha Nasyiatul (APUNA), baru 10 % pengusaha yang memliki legalitas sehingga perlu dilakukan pendampingan legalitas usaha dan penerapan GMP. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan mitra tentang keamanan pangan. Keberlanjutan kegiatan ini monitoring penerapan produksi yang sesuai dengan standar Good Manufacturing Practice / GMP sehingga makanan yang dikomersialkan aman dan halal.