Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA BUMDes SUMBER REJO, KABUPATEN SEMARANG Nurmiyati Nurmiyati; Ericke Fridatien; Muhammad Arif Rakhman; Edy Dwi Kurniati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4319

Abstract

BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan BUMDes tidak hanya ditentukan oleh potensi usaha dan dukungan modal, tetapi bergantung juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Permasalahan yang dihadapi BUMDes Sumber Rejo Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang berkaitan dengan belum optimalnya pembagian peran dan tanggung jawab pengurus, belum tersusunnya standar kerja sederhana, serta keterbatasan kapasitas manajerial dan koordinasi internal organisasi.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM BUMDes melalui penataan struktur peran, peningkatan pemahaman manajemen organisasi, serta pembangunan komitmen kerja kolektif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi Focus Group Discussion (FGD), penyampaian materi penguatan SDM, pendampingan penataan pembagian tugas, serta refleksi dan penyusunan komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pengurus mengenai pentingnya struktur organisasi yang jelas dan sistem kerja yang lebih tertata. Pengurus mampu mengidentifikasi kebutuhan penyusunan standar kerja sederhana serta menyepakati pembagian tanggung jawab yang lebih proporsional. Selain itu, terbangun komitmen bersama untuk melakukan penguatan kapasitas SDM secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kelembagaan BUMDes yang lebih profesional, solid, dan berorientasi pada keberlanjutan pengelolaan usaha desa.
Work Discipline as a Strategic Mediator Linking Islamic Leadership, Religiosity, and HR Performance in Competitive Islamic Economic Organizations Ardiani Ika Sulistyawati; Ericke Fridatien; Vensy Vydia; Aprih Santoso; Ammeruddin Shah Suboh
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 2 (2025): October
Publisher : Department of Sharia Economics Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i2.3223

Abstract

This study investigates the mediating role of work discipline in the relationship between Islamic Leadership, religiosity, work motivation, and human resource (HR) performance within Islamic educational institutions. A quantitative explanatory research design was employed to examine causal relationships among the constructs under study. The population consisted of teachers at State Islamic High School Semarang, Indonesia, and data were collected using saturated sampling, a non-probability technique in which the entire accessible population is used as respondents. A total of 60 teachers participated by completing a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale. Instrument reliability and validity were assessed through Cronbach's alpha, composite reliability, and convergent validity indicators. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), which is appropriate for small sample sizes, complex mediation models, and non-normal data structures. The results reveal that work discipline significantly mediates the effect of Islamic Leadership on HR performance, as indicated by a higher indirect effect value (9.558 > 2.247). A similar pattern is observed in the relationship between religiosity and HR performance, where the indirect effect (11.158 > 5.066) exceeds the direct impact. Moreover, work discipline is found to mediate the influence of work motivation on HR performance, supported by a more substantial indirect effect (15.474 > 0.801). Overall, the findings highlight work discipline as a critical mechanism that strengthens HR performance in Islamic institutional settings.