Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Simola dengan Seting Belajar Proyek untuk Meningkatkan Pengetahuan Asesmen Guru SMP Desak Putu Parmiti; Ni Wayan Suniasih; Anak Agung Gede Bagus Ariana; Dewa Gede Agus Putra Prabawa; I Wayan Ardana
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.85142

Abstract

Tuntutan kurikulum merdeka mewajibkan guru-guru untuk menguasai teknik asesmen yang diterapkan pada kurikulum tersebut. Asesmen diagnostik dan asesmen proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan jenis asesmen dalam kurikulum merdeka. Guru-guru belum mengetahuai secara detail mengenai konsep, penyusunan instrumen, pembuatan rubrik penilai, hingga mengukur validitas instrumen tersebut. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatan pengetahuan guru-guru tentang asesmen kuriulum merdeka khusus asesmen diagnostik dan P5. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan adalah 40 orang guru. Metode pelatihan dibagi tiga yaitu mulai persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur terjadinya peningkatan pengetahuan guru-guru adalah tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui terjadinya peningkatan pengetahuan adalah uji Wilcoxon. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa uji Wilcoxon didapatkan ada perbedaan yang signifikan pengetahuan guru-guru antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Rerata skor pengetahuan guru-guru sebelum pelatihan adalah 83.84, dan meningkat menjadi 90,25 setelah pelatihan. Ini artinya bahwa pemanfaatan aplikasi Simola dengan seting belajar berbasis proyek efektif meningkatan pengetahun guru-guru.
Meningkatkan Pengetahuan Multiple Intelligences melalui Diagnostic Multiple Intelligences System dengan Setting Belajar Proyek pada Guru SMP I Komang Sudarma; I Kadek Suartama; I Gede Bendesa Subawa; Dewa Gede Agus Putra Prabawa
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.85188

Abstract

Multiple intelligences masih sangat minim diukur sebagai hal yang mendasar sebelum pembelajaran dilaksanakan. Guru-guru masih kesulitan mengukur bakat dan kecerdasan tersebut karena terbatasnya alat ukur yang digunakan. Keterbatasan ini telah berdampak pada kurang optimalnya diferensiasi dalam pembelajaran. Tujuan dari pelatihan ini yaitu meningkatkan pengetahuan guru tentang multiple intelligences menggunakan diagnostic multiple intelligences system dengan setting belajar proyek. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan adalah 29 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan tes pilihan ganda yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rerata pengetahuan awal guru adalah 65,51 meningkatkan setelah pelatihan menjadi 91,37 begitu juga uji Wilxocon diperoleh nilai sig., 0,001 lebih besar dari 0,05 yang artinya bahwa terdapat perbedaan pengetahuan multiple intelligences yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Pelatihan yang dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi diagnostic multiple intelligences system dengan setting belajar proyek dapat meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang multiple intelligences. Aplikasi DMIS dapat menjadi sumber belajar guru dalam menguasai teori diagnostik dan multiple intelligences sekaligus sebagai tools untuk membuat desain pembelajaran berdiferensiasi.
E-Book Media for Learning Using an Inquiry Learning Approach to Science Subjects for Grade V Elementary School Students Rohni Eskanami Damanik; I Made Tegeh; Dewa Gede Agus Putra Prabawa
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2026): April - INPRESS
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v10i1.100631

Abstract

Student literacy in science learning plays an important role and demands active participation in asking questions and expressing opinions in class. However, in reality, students' understanding of the material remains relatively low, so few students achieve science scores above the minimum competency criteria (KKM). This study aims to improve student learning outcomes by developing e-book media, while simultaneously describing the media design, assessing its validity through expert assessments, examining student responses, and testing its effectiveness in science learning. The development model used is ADDIE with research subjects of grade V Elementary School students. Data were collected through questionnaires and tests, and analyzed using quantitative descriptive and non-parametric statistical methods, including the Wilcoxon test. The results of the study showed that the developed e-book media aligned with the stages of the ADDIE model, demonstrated high validity based on assessments by content, learning design, and media experts, and received very positive responses from students. In addition, the use of e-book media was shown to be effective in improving student learning outcomes, as indicated by a significant difference between conditions before and after its use. The implications of this research confirm that e-books can be an innovative alternative for improving the quality of science learning, particularly by strengthening literacy and active student involvement.