BUMDes Karya Mandiri Narimbang Mulia Unit Usaha Kuliner Saung mulai beroperasi Mei 2025 dan telah melakukan pencatatan transaksi dengan dukungan nota sebagai bukti. Namun, pencatatannya masih sederhana, terpisah, dan tidak terintegrasi, baik untuk data keuangan maupun keluar masuk barang dagangan. Hal ini menyulitkan penyusunan laporan keuangan secara lengkap dan sistematis, serta membuat pengelola tidak dapat memantau persediaan bahan secara akurat. Pendampingan ini bertujuan memberikan bimbingan teknis dalam digitalisasi sistem informasi keuangan menggunakan Google Sheets berbasis Google Drive. Kegiatan berlangsung selama 6 bulan yaitu periode Juli-Desember 2025. Pelaksanaan dimulai dengan tahap observasi untuk mengevaluasi kondisi terkini, kemudian dilanjutkan melalui metode partisipatif dan coaching meliputi perancangan format, edukasi konsep dasar, praktik langsung penerapan sistem untuk mencatat jurnal transaksi laporan laba rugi, neraca lajur, buku besar dan pencatatan keluar masuk barang dagangan melalui kartu persediaan. Hasil pendampingan ini pengelola telah memahami konsep pencatatan terstruktur keuangan dan persediaan, mampu melakukan input transaksi secara mandiri, menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dapat diakses daring maupun luring. Telah disusun kerangka sistem digital yang baku dan aplikatif untuk kebutuhan jangka panjang. Laporan laba rugi, neraca lajur, buku besar dan arus kas dengan google sheets diharapkan tetap dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi pengelolaan keuangan dan persediaan, serta mendukung keberlanjutan operasional usaha. Implikasi pendampingan digitalisasi sistem informasi keuangan dan kartu persediaan ini diharapkan pemerintah desa mendukung keberlanjutan sistem dengan pengalokasian anggaran pelatihan rutin atau pendampingan lanjutan baik untuk unit usaha kuliner maupun unit usaha lain agar perkembangan usaha lebih terarah dan progresif.