Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Dan Strategi Pengembangan Olahan Kopi Arabika Di Kabupaten Simalungun Wahyunita Sitinjak; Zulkarnain Lubis; Mhd Buhari Sibuea
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Ekuilnomi Vol 5(2) Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/32e86q59

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1. Untuk mengetahui bagaimana pengolahan kopi arabika di daerah penelitian. 2. Untuk mengetahui adanya nilai tambah dalam proses pengolahan kopi arabika di. daerah. penelitian. 3. Untuk mengetahui strategi pengembangan pengolahan kopi bubuk arabika di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan kuantitatif, serta metode pengambilan sampel yaitu secara pengelompokan (clutser random sampling). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Simalungun Kecamatan Pamatang Sidamanik diambil 2 unit usaha pengolahan kopi arabika (Rumah Kopi Saabas, dan Butu Coffee) serta di Kecamatan Raya diambil 1 unit usaha pengolahan kopi arabika (Rumah Produksi Boraspati Coffee). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan yang dilakukan adalah pengolahan basah. Proses pengolahan dapat meningkatkan nilai tambah suatu produk. Jenis produk kopi bubuk memberikan nilai tambah terbersar jika dibandingkan dengan pengolahan gelondong merah menjadi gabah. Strategi pengembangan kopi bubuk adalah a) dengan mengembangkan wilayah sentra produksi kopi arabika dengan memperbaiki penanganan hasil gelondong merah. b) Adanya sistem permodalan dan riset untuk upaya pengembangan inovasi produk olahan agar dapat bersaing di pasar. c) Melakukan promosi melalui pameran dalam pengembangan inovasi kopi bubuk arabika di Kabupaten Simalungun
Analisis Peningkatan Daya Saing Produk Unggulan Kopi Robusta Di Kabupaten Dairi Wahyunita Sitinjak; Zulkarnain Lubis; Mhd Buhari Sibuea
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d20ddx94

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1. Untuk hasil penelitian produk unggulan kopi robusta di Kabupaten Dairi ada tiga jenis yaitu KR1 (kopi robusta biji merah), KR2 (kopi robusta original) dan KR3 (kopi robusta jahe) yang masing-masing memiliki konsumen. 2. Pengolahan produk kopi unggulan memiliki perbedaan pada pemilihan proses pada saat biji (cherry), dimana untuk KR1 (kopi robusta biji merah) diolah menggunakan biji yang benar-benar merah, KR2 (kopi robusta original) diolah menggunakan biji campuran yang berwarna merah dan hijau, dan KR3 (kopi robusta jahe) diolah menggunakan biji campuran yang berwarna merah dan hijau dengan dicampurkan ekstrak jahe. 3. Nilai intepretasi dari ketiga produk unggulan menunjukan tingkat kesukaan mulai dari suka – sangat suka. Dimana nilai intepretasi tertinggi diraih oleh produk unggulan KR1 (kopi robusta biji merah) dengan nilai 84,67% termasuk dalam kategori sangat disukai, kedua diraih oleh produk unggulan KR2 (kopi robusta original) dengan nilai 73,33% termasuk dalam kategori suka, dan yang terakhir diraih oleh produk unggulan KR3 (kopi robusta jahe) dengan nilai 64,67% termasuk dalam kategori suka
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Agroindustri Kopi Robusta Di Kabupaten Dairi Wahyunita Sitinjak; Zulkarnain Lubis; Mhd Buhari Sibuea
Jurnal Ekuilnomi Vol. 7 No. 3 (2025): Ekuilnomi Vol 7(3), Nov 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/47qqvm98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk menganalisis potensi lokasi untuk pengembangan agrowisata berbasis agroindustry kopi robusta di Kabupaten Dairi. (2) Untuk mendapatkan strategi pengembangan agrowisata kopi yang tepat dan sesuai di Kabupaten Dairi. Penentuan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive) yaitu di Kecamatan Sambul dan Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi, sementara dalam penentuan responden penelitian menggunakan Teknik (Purposiv). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan panduan kuesioner (Teknik analisis menggunakan Teknik Kualitatif). Hasil penelitian ini adalah  Perhitungan location quotient sebesar 0,80 pada tahun 2022 dan 0,88 pada tahun 2023, menurut teori dasar LQ, jika nilai LQ < 1 maka sektor komoditas yang di analisis dalam hal ini kopi robusta di kabupaten Dairi dianggap belum mampu memenuhi kebutuhan dalam dan luar kabupaten sehingga hal ini sangat perlu pengembangan potensial kopi robusta untuk dapat dilakukan pengembangan agrowisata mengingat banyaknya sumber bahan baku untuk pengembangan agroindustri kopi di Kabupaten Dairi. Titik koordinat yang didapat dari analisis matriks IFAS dan EFAS (+4,0 ; +4,2) yang menunjukan pada sel I dengan Growth strategy merupakan pertumbuhan perusahaan itu sendiri dengan menggunakan strategi S-O (Strenght-Oppurtunity) dengan mempertahankan untuk mencapai peluang
Market Integration and Price Transmission of Robusta Coffee in North Sumatra Province with the World Market Wahyunita Sitinjak; Zulkarnain Lubis; Muhammad Buhari Sibuea; Jef Rudiantho Saragih; Muhammad Reza Aulia; Faiz Ahmad Sibuea
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v9i2.2849

Abstract

Previous coffee-market studies have linked domestic and international prices, but they have rarely examined long-run integration, short-run asymmetry, shock decomposition, predictive causality, and threshold adjustment in one empirical sequence for the North Sumatran robusta supply chain. This study addresses that gap by analysing farm-level or production-area prices (PFC), North Sumatra exporter-level prices (PEC), and world prices represented by London Robusta Futures (PWC) using 120 monthly observations from January 2016 to December 2025. The analysis applied unit-root testing, Johansen cointegration, VECM, FEVD, Granger causality, AECM, Wald tests, and Hansen-Seo threshold testing. All series were I(1), and the Johansen test identified two cointegrating equations, confirming long-run integration among farm, exporter, and world prices. VECM adjustment was significant for PFC (ECT = -0.426806; t = -5.07885) and PEC (ECT = -0.298370; t = -4.44265), while PWC behaved as the reference market. At the 10-month horizon, PWC shocks explained 51.15% of PFC variation and 40.50% of PEC variation, while PWC remained dominated by its own shocks (84.22%). Supporting four-market IRF evidence showed that the largest own-price responses occurred in the first period, were followed by sign reversals, and in several equations remained visible at period 10, indicating gradual rather than instantaneous stabilization. Granger causality was bidirectional between PFC and PEC and unidirectional from PWC to PEC. Short-run asymmetry was found mainly in the PFC-PEC relationship, whereas long-run asymmetry and threshold cointegration were not supported. These findings contribute to agricultural market-integration literature by showing that benchmark prices transmit risk to domestic actors through linear long-run adjustment and temporary short-run frictions. Policy should strengthen transparent price information, quality-based pricing, and farmer bargaining institutions.