Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Kompetisi Mengajar Mahasiswa PJOK Sebelum dan Sesudah Micro Teaching Hirspel Dikson Ritonga; Hadi Wijaya; Yudha Sihotang; Felix Syahputra Bancin; Martua H Panggabean; Evan Bate’e
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8284

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi secara mendalam efektivitas mata kuliah micro teaching dalam mentransformasi kompetensi mengajar mahasiswa calon pendidik PJOK, dengan cara membandingkan performa mereka sebelum dan sesudah intervensi simulasi. Melalui pendekatan ini, penelitian berusaha mengungkap dampak pembelajaran mikro terhadap penguatan efikasi diri, akurasi pemberian instruksi motorik, serta kematangan pengelolaan kelas, yang pada akhirnya bertujuan untuk memvalidasi peran pelatihan skala kecil tersebut sebagai solusi dalam mengatasi diskrepansi antara teori pedagogi olahraga dan realitas pengajaran di sekolah.
Pengaruh Sport Massage terhadap Penurunan Tingkat Kelelahan Otot setelah Aktivitas Fisik pada Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Iren Tasya; Zakiah Maharani Siregar; Tiara Chandra Sari Harefa; Hirspel Dikson Samuel Ritonga; Hadi Wijaya; M Andre Fahrian
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9264

Abstract

Kelelahan otot menjadi salah satu masalah yang sering muncul setelah mahasiswa melakukan aktivitas fisik, terutama ketika aktivitas dilakukan dengan intensitas yang cukup tinggi. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan meningkatnya rasa lelah dan perubahan denyut nadi yang dapat memengaruhi proses pemulihan setelah aktivitas fisik. Penelitian ini dilakukan karena diperlukan metode pemulihan yang praktis dan dapat diterapkan dalam kegiatan olahraga, salah satunya melalui sport massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sport massage terhadap penurunan tingkat kelelahan otot setelah aktivitas fisik pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen karena metode ini memungkinkan peneliti memberikan perlakuan secara langsung dan mengamati perubahan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah perlakuan. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok eksperimen yang memperoleh sport massage dan kelompok kontrol yang melakukan pemulihan melalui istirahat. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Rating of Perceived Exertion (RPE) dan denyut nadi sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian, kelompok yang mendapatkan sport massage menunjukkan penurunan tingkat kelelahan yang lebih besar berdasarkan perubahan skor RPE dan denyut nadi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan kondisi pemulihan setelah pemberian sport massage. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sport massage dapat digunakan sebagai salah satu metode pemulihan setelah aktivitas fisik pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan jumlah subjek yang lebih besar, variasi aktivitas fisik yang berbeda, serta indikator pemulihan tambahan agar pengaruh sport massage dapat dikaji secara lebih luas.