Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HbA1c Level in Type 2 Diabetes Mellitus Patients With and Without Obesity in An Indonesian Regional Hospital Tinangon, Fritsal; Luciana, Linny; Sihombing, Martina Rentauli; Edward, Harny
Majalah Kedokteran Bandung Vol 57, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15395/mkb.v57.3990

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease characterized by hyperglycemia due to insulin deficiency or impaired insulin function. The International Diabetes Federation (IDF) estimated that approximately 463 million people aged 20 to 79 years old were affected by DM worldwide in 2019. Indonesia is the third highest with a prevalence of 11.3%. More than 90% of diabetic patients are obese which reduced insulin sensitivity. This study aimed to determine the difference in HbA1c levels between obese and non-obese patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) at Tarakan Regional Hospital, Indonesia. Data from medical records of T2DM patients from January to December 2023 were collected based on inclusion and exclusion criteria using consecutive sampling method, resulting in 128 samples. The results of the study, as determined using the Mann Whitney test, indicated a significant difference in the HbA1c levels between T2DM patients with and without obesity (p=0.031), with non-obese T2DM patients tend to have better HbA1c control compared to their obese counterparts. Thus, it can be inferred that obesity affects the blood glucose control in diabetic patients. However, this result needs to be further researched as there are a few limitations inherent to this study, particularly the partial availability of certain medical record information, such as duration of diagnosis and medication adherence.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu di Kelurahan Maphar Tahun 2021 Sari, Dominica Pita; Irvinto, Lie; Sihombing, Martina Rentauli; Edward, Harny; Sinsanta, Sinsanta; Luciana, Linny
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1407

Abstract

Obesitas adalah penumpukan lemak yang tidak normal sehingga dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. Obesitas terjadi karena pemasukan dan pengeluaran energi yang tidak seimbang. Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan lingkar pinggang digunakan untuk menegakan obesitas. Obesitas berpotensi menimbulkan permasalahan kesehatan seperti diabetes melitus. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang terjadi karena ketidakseimbangan antara kadar insulin dan sensitivitas insulin. Hasil RIKESDAS (2018) menunjukan prevalensi obesitas mencapai 21,8% dan diabetes melitus mencapai 8,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang terhadap kadar gula darah sewaktu di Kelurahan Maphar tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Analisis data yang dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat yang menggunakan uji Chi-Square. Data penelitian diperoleh dengan pengukuran berat badan, tinggi badan, kadar gula darah sewaktu, dan kuisioner. Hasil analisis menunjukan bahwa dari 97 responden yang termasuk obesitas berdasarkan IMT sebanyak 68 responden (70,1%) dan berdasarkan lingkar pinggang 29 responden (29,9%). Hasil uji Chi-Square IMT dengan kadar gula darah menunjukan nilai p=1,000 dan hasil lingkar pinggang dengan kadar gula darah menunjukan nilai p=0,544. Kesimpulannya bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan kadar gula darah pada masyarakat Kelurahan Maphar.