This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya Medika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Antihiperurisemia Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa aloeifere) Dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Pada Mencit Putih (Mus musculus) Yanuar As'hari Cahyaningrum; Vania Natha Kaesthi; Rina Nurmaulawati
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.10702

Abstract

Hiperurisemia merupakan keadaan dimana adanya peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Saat ini diperlukan adanya terapi alternatif dari tumbuhan yang berpotensi sebagai antihiperurisemia yang lebih aman dan efektif dari obat-obatan sintetik, seperti daun kelor (Moringa aloeifere) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun kelor (EDK) dan ekstrak kayu manis (EKM) sebagai antihiperurisemia. Desain penelitian ini eksperimental laboratorium dengan teknik simple random sampling. Data dianalisa dengan SPSS menggunakan uji Kruskall Wallis. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan EDK mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan EKM mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid. Hasil penurunan kadar asam urat menunjukkan bahwa kombinasi EDK dan EKM dosis 100/400 mg/kgBB, 125/375 mg/kgBB, dan 150/350 mg/kgBB memiliki persentase penurunan kadar asam urat berturut-turut sebesar 41,86%, 48,84%, dan 62,22%. Kombinasi EDK dan EKM dosis 150/350 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif sebagai antihiperurisemia dibandingkan dengan dosis 100/400 mg/kgBB dan 125/375 mg/kgBB.