Deva Aldina Maria Qiptiah
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Amilum Jagung (Zea mays L.) Pregelatinasi Sebagai Superdisintegrant Dalam Formulasi Fast Disintegrating Tablet (FDT) Asetosal Agus Siswanto; Deva Aldina Maria Qiptiah; Suparman Suparman
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 23 No. 01 Juli 2026
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi formulasi fast disintegrating tablet (FDT) sangat tepat untuk terapi asetosal sebagai antiplatelet dalam profilaksis stroke karena tablet hancur segera di mulut sehingga zat aktif dilepaskan dan diserap lebih cepat. Bahan penghancur merupakan eksipen yang menentukan mutu sediaan FDT. Amilum jagung merupakan bahan yang potensial untuk dikembangkan sebagai eksipien sediaan tablet, termasuk sebagai bahan penghancur. Namun, perlu dilakukan modifikasi untuk meningkatkan fungsi mekanik dan kemampuan amilum jagung sebagai bahan penghancur. Modifikasi pregelatinasi dapat meningkatkan sifat mekanik dan fungsi amilum jagung sebagai bahan penghancur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pregelatinasi amilum jagung terhadap sifat mekanik, sifat fisik, dan disolusi FDT asetosal. Tablet dibuat dengan metode cetak langsung dalam 6 formula, dengan penambahan amilum jagung alami dan amilum jagung pregelatinasi pada kadar 4, 6, dan 10%. Massa cetak tablet diuji sifat alir dan kompresibilitasnya. Sediaan tablet diuji sifat fisiknya, kadar asetosal, dan disolusi. Hasil uji statistik menggunakan ANOVA dua jalan dengan software SPSS menunjukkan bahwa parameter sifat alir, sifat fisik tablet, dan disolusi FDT asetosal dengan amilum jagung pregelatinasi menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,005) dibandingkan dengan FDT asetosal dengan amilum jagung alami. Pregelatinasi amilum jagung menghasilkan granul dengan ukuran dan kerapatan jenis yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan sifat alir dan kompresibilitas massa cetak FDT asetosal. Modifikasi amilum jagung pregelatinasi juga mampu memperbaiki sifat fisik dan disolusi FDT asetosal dengan mempercepat waktu hancur (dari 6,27-7,63 menit turun menjadi 2,40-3,80 menit), menurunkan kerapuhan (dari 6,38-9,53 % turun menjadi 0,29-1,09 %), meningkatkan keragaman bobot (NP turun dari 0,8-1,99 % menjadi 0,07-0,12 %), kekerasan (dari 1,55-2,69 kg/cm2 naik menjadi 3,49-5,11 kg/cm2), dan disolusi (dari 36,86-46,93 naik menjadi 90,25-96,35 %). Amilum jagung pregelatinasi sangat potensial untuk digunakan baik sebagai filler-binder maupun sebagai bahan penghancur dalam formula tablet.