ABSTRACT Reading ability is a fundamental competency that elementary school students are expected to master; however, many students still experience difficulties in reading narrative texts fluently, accurately, and expressively. This study aimed to improve the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency, through the use of the Bookbot application. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 34 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation and were analyzed descriptively based on the achievement of reading ability indicators. The findings revealed that the use of the Bookbot application significantly improved students' reading ability. The percentage of students achieving the expected competency increased from 30% in the initial condition to 64% at the end of Cycle I, 78% in the first meeting of Cycle II, and 88% at the end of Cycle II. Improvements were observed in reading fluency, accuracy, pronunciation, and intonation when reading narrative texts. Therefore, the Bookbot application is an effective learning medium for improving the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency.. ABSTRAK Kemampuan membaca merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, namun masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan dalam membaca cerita secara lancar, tepat, dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita melalui penggunaan aplikasi Bookbot pada siswa kelas IV SDN 7 Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan ketercapaian indikator kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Bookbot mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Pada kondisi awal hanya 30% siswa yang mencapai kategori mampu, meningkat menjadi 64% pada akhir Siklus I, kemudian menjadi 78% pada Siklus II pertemuan pertama, dan mencapai 88% pada akhir Siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek kelancaran membaca, ketepatan, pelafalan, dan intonasi dalam membaca teks narasi. Dengan demikian, aplikasi Bookbot terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas IV SDN 7 Tabongo Kabupaten Gorontalo.