Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Instrumen Penilaian Pembelajaran Menulis Menggunakan Jenis Pengembangan Teks Deskripsi Fidyawati Monoarfa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12796

Abstract

Dalam menentukan berhasil atau tidaknya suatu proses pembelajaran, guru melakukan penilaian yang berkaitan dengan ranah afektif, kognitif, dan psikomotor sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Penilaian sebagai salah satu upaya untuk memberikan umpan balik terhadap guru dan peserta didik. Penilaian tersebut dilakukan secara terus menerus, menggunakan alat ukur maupun teknik yang bervariasi, berbasis kinerja nyata peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini menghasilkan instrumen penilaian dalam pembelajaran menulis dengan Jenis pengembangan teks deskripsi yang valid reliabel, efektif, dan praktis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data terdiri atas prosedur, (1) teknik analisis uji instrumen, (2) teknik analisis uji keefektifan (3) teknik analisis uji keefektifan, (4) teknik analisis isi perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan yakni (1) instrumen penilaian yang digunakan guru saat ini belum menampakkan penilaian karena rubrik penilaian yang digunakan hanya untuk aspek pengetahuan, (2) desain instrumen penilaian dalam pembelajaran menulis sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan guru terdiri atas 4 aspek penting, yakni aspek materi/isi, aspek konstruksi, aspek bahasa, dan aspek tampilan (3) pengembangan instrumen penilaian dalam pembelajaran menulis dilakukan berdasarkan 4 aspek, menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dan diuji praktisi dan uji ahli tentang produk instrumen penilaian menulis (4) kepraktisan, kemenarikan, dan kekomunikatifan instrumen penilaian dalam pembelajaran menulis berdasarkan nilai rata-rata ahli dan praktisi termasuk pada kategori baik. Kata Kunci: instrumen penilaian, pembelajaran menulis, Jenis pengembangan teks deskripsi.
Pengetahuan Politik Pada Anak Usia Sekolah Dasar Reska Putri Ismail; Fidyawati Monoarfa; Nur Sakinah Aries; Ariyanto Nggilu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1907

Abstract

Pendidikan politik pada tingkat sekolah dasar memiliki peranan krusial dalam memberikan dasar pemahaman tentang sistem politik dan kewarganegaraan kepada anak-anak, sebagai persiapan mereka menjadi warga negara yang informasi dan bertanggung jawab di masa depan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis kurikulum pendidikan politik di sekolah dasar. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi peran pendidikan politik dalam pengembangan pengetahuan politik pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan politik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan pengetahuan politik anak-anak. Guru memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan materi politik dengan bahasa dan pendekatan yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak. Metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan proyek berbasis politik, dapat membantu anak-anak memahami konsep politik secara menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Inovasi Program Edukasi Kreatif dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nur Sakinah Aries; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Fidyawati Monoarfa; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8197

Abstract

This study aims to describe the improvement of literacy and numeracy skills in fifth-grade students at SDN 3 Talaga Jaya through the Kampus Mengajar Angkatan VI program. The research subjects consisted of 29 students. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through observations, interviews, tests, and document collection. The researcher acted as the main instrument in data collection and analysis. This study also presents quantitative data from the Pretest and Post Test results for both literacy and numeracy. The literacy program, which included storytelling activities and digital-based learning, was found to be effective in enhancing students' reading and text comprehension skills. The results showed significant improvements, with the percentage of students meeting the minimum literacy standard increasing from 24% in the Pretest to 78% in the Post Test, and numeracy rising from 18% to 72%. The teaching program, which involved drills, mathematical games, contextual problem visualization, and the integration of literacy, proved to be effective in improving students' literacy and numeracy skills. This study recommends the adoption of similar methods to enhance the quality of elementary education.
Meningkatkan Kemampuan Membaca melalui Media Bundaran Bahasa Sulawesi pada Siswa Kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo Sutriyanti A. Nusi; Salma Halidu; Fidyawati Monoarfa; Ratnarti Pahrun; Rusmin Husain
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4763

Abstract

Masalah dalam penelitian setelah dilakukan hasil pra observasi dilapangan, diperoleh keterangan bahwa siswa kelas II SDN 47 dumbo raya masih banyak siswa-siswi yang belum memperoleh hasil yang maksimal dalam membaca, masih ada siswa yang kurang konsentrasi saat pembelajaran, masih terdapat beberapa siswa yang belum pandai dalam membaca, kebanyakan siswa-siswi masih kurang percaya diri dalam mengungkapkan idenya atau berbicara di depan kelas, dan dalam kegiatan menulis, siswa masih menulis berdasarka teks dan membaca juga masi melihat isi teks.Tujuan peneilitian ini adalah untuk meningkatakan kemampua membaca siswa melalui media bundaran Bahasa Sulawesi pada siswa kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian tindakan kelas dua siklus, siklus I dna siklus II. Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui empat tahap yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan dan evaluasi serta tahap analisi dan refleksi, dengan jumlah 20 siswa. Hasil observasi awal menunjukan kemampuan membaca siswa masi rendah dengan 6 orang siswa yang mampu atau 30% sedangkan siswa yang tidak mampu 14 siswa atau 70%. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran bundaran bahasa sulawesi, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 9 orang yang mampu atau 45% yang tidak mampu 11 orang atau 55% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 13 orang yang mampu atau 65% yang tidak mampu 7 orang atau 34 % sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 18 orang yang mampu atau 90% yang tidak mampu 2 orang atau 10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media bundaran bahasa Sulawesi kemampuan membaca siswa di kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo meningkat.
PENGGUNAAN PERMAINAN HEDBANZ MENEBAK KATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS III DI SDN 3 TALAGA JAYA Mutiya R. Uliyasi; Evi Hasim; Fidyawati Monoarfa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5124

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya keterampilan siswa SDN 3 Telaga Jaya dalam berbicara dan penguasaan kosa kata yang dimiliki siswa masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya tes, observasi dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 28 siswa, 17 siswa (60%) masih kurang dalam kemampuan berbicara. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 28 siswa kemampuan berbicara memperoleh (22%) atau 6 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (28%) atau 8 orang siswa meningkat. Siklus I pertemuan III meningkat menjadi 13 orang (43%) dalam kemampuan berbicara. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (92%) atau 26 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan hedbanz secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi permainan interaktif, seperti hedbanz, dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif dan kemampuan berbicara. Dengan demikian penggunaan permaianan hedbanz menebak kata dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya keterampilan siswa SDN 3 Telaga Jaya dalam berbicara dan penguasaan kosa kata yang dimiliki siswa masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya tes, observasi dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 28 siswa, 17 siswa (60%) masih kurang dalam kemampuan berbicara. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 28 siswa kemampuan berbicara memperoleh (22%) atau 6 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (28%) atau 8 orang siswa meningkat. Siklus I pertemuan III meningkat menjadi 13 orang (43%) dalam kemampuan berbicara. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (92%) atau 26 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan hedbanz secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi permainan interaktif, seperti hedbanz, dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif dan kemampuan berbicara. Dengan demikian penggunaan permaianan hedbanz menebak kata dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN Viola Novinka Hidayat; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.12378

Abstract

This research aims to improve narrative writing skills among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, through the Contextual Teaching and Learning model. This type of research is Classroom Action Research, conducted in 2 cycles, Data collection techniques included tests, observation, and documentation. The implementation process covered 4 stages: planning, action, observation, and evaluation, analysis, and reflection. The research subjects were 15 grade IV students at SDN 2 Kabila. Observation results showed that of the 15 students, only 3, or 20%, were able to write narrative essays, while 12, or 80%, were unable, In Cyele I, Meeting I, 5 out of 15 students (33%) were capable. In Cycle I, Meeting II. 9 out of 15 students (60%) were capable. In Cycle II, Meeting I, narrative writing skills through the Contextual Teaching and Learning model among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, experienced a significant increase, as evidenced by the number of capable students, which reached 14 students (93%). Therefore, it can be concluded that the abilities of grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, have improved. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan melalui model Contectual Teaching And Learning pada siswa Kelas IV SDN 2 Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan pelaksanaan 2 siklus. Tehnik pengumpulan data tes, observasi, dan dokumentasi.  Proses Pelaksanaan mencangkup 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan,  observasi, evaluasi, analisis dan refleksi. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Kabila yang berjumlah 15 siswa. Hasil observasi menunjukkan kemampuan menulis karangan narasi dari 15 siswa hanya 3 siswa yang mampu menulis karangan narasi atau 20% dan 12 atau 80% siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 15 siswa ada 5 siswa yang mampu atau 33%. Pelaksanaan Siklus I Pertemuan II dari 15 siswa yang mampu 9 atau 60%. Siklus II Pertemuan I kemampuan menulis karangan narasi melalui model  Contectual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan signifikan, dilihat dari jumlah siswa yang mampu menulis karangan narasi sebanyak 14 siswa atau 93%, Jadi dapat disimpulkan  kemampuan siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA INOVATIF PADA MATERI IMBUHAN KELAS V SD Regina Anggraini Darise; Evi Hasim; Wiwy Trianty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11669

Abstract

This research was motivated by the low learning interest and motivation of fifth-grade students at SDN 03 Batudaa on affixes due to the use of monotonous conventional methods. The main problem focused on the lack of concrete media, which resulted in student boredom and difficulty mastering linguistic concepts. To address this, an innovative snakes and ladders media was developed through Research and Development using the ADDIE model, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was conducted through observation, interviews, and validation questionnaires. The quantitative research results showed a very high level of feasibility, with scores from media experts of 96.47%, material experts of 95.55%, and language experts of 91.42%. Furthermore, the practitioner assessment reached 95.48%, categorizing the product as highly feasible. Implementation on fifteen students demonstrated that this media was able to increase learning motivation through a game-based learning approach. The main conclusion of this research confirms that the use of innovative snakes and ladders is effective as a means of evaluation and increases students' memory retention of affixes in depth. This development has proven effective in transforming a passive classroom atmosphere into a more dynamic, interactive, and lively one. The media facilitates cognitive understanding through engaging visualizations and physical activities, making it highly suitable for elementary school children. The implementation of this modified educational game is highly recommended to achieve high-quality academic graduation standards. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar serta motivasi siswa kelas V SDN 03 Batudaa pada materi imbuhan akibat penggunaan metode konvensional yang monoton. Masalah utama difokuskan pada kurangnya media konkret yang mengakibatkan siswa jenuh dan sulit menguasai konsep kebahasaan. Untuk mengatasi hal itu, dilakukan pengembangan media ular tangga inovatif melalui metode Research and Development dengan model ADDIE meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi, wawancara, serta angket validasi. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor ahli media 96,47%, pakar materi 95,55%, serta ahli bahasa 91,42%. Selain itu, penilaian praktisi mencapai 95,48% sehingga produk masuk kategori sangat layak. Implementasi pada lima belas peserta didik membuktikan bahwa media ini mampu meningkatkan motivasi belajar melalui pendekatan game based learning. Simpulan utama riset ini menegaskan bahwa penggunaan ular tangga inovatif efektif sebagai sarana evaluasi sekaligus peningkat retensi memori siswa terhadap materi imbuhan secara mendalam. Pengembangan ini terbukti mampu mentransformasi suasana kelas yang awalnya pasif menjadi lebih dinamis, interaktif, dan riang. Media tersebut memfasilitasi pemahaman kognitif melalui visualisasi yang menarik serta aktivitas fisik yang sangat sesuai bagi anak tingkat dasar. Kehadiran permainan edukatif modifikasi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan guna mewujudkan standar kelulusan akademik yang berkualitas.    
Pengembangan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kosakata pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Mawar Maharani; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Rusmin Husain; Rustam I Husain
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8480

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya media pembelajaran yang menarik, konkret, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah untuk membantu mengatasi rendahnya kemampuan menulis kosakata serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal kemampuan menulis kosakata siswa, mengembangkan media FlashCard fisik berbasis barcode sebagai media pembelajaran menulis kosakata, serta mengukur tingkat kelayakan media FlashCard untuk siswa kelas II SDN 5 Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze (analisis), Design (perancangan), Develop (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media FlashCard fisik berbasis barcode yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh presentase 91%, ahli media memperoleh presentase 83%, ahli bahasa memperoleh presentasi 84%, dan ahli pengguna memperoleh presentase 100%. Hasil validasi menunjukkan presentase nilai rata-rata akhir 90% (sangat layak). Media yang dikembangkan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kemampuan siswa dalam menulis kosakata, khususnya pada aspek kerapian tulisan, kesesuaian antara gambar dan kata, dan antusias dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media FlashCard sangat layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis kosakata siswa kelas II sekolah dasar.
Pengembangan Media Flipbook untuk Menulis Teks Deskripsi pada Murid Kelas IV Sekolah Dasar Zuriyati Yahya; Rusmin Husain; Wiwy T. Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9068

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media ajar yang belum memadai serta hanya terbatas pada buku paket, dan tanpa menggunakan media pembelajaran digital yang interaktif pada murid kelas IV SDN 8 Tilango Kabupaten Gorontalo. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran menulis teks deskripsi belum mampu memfasilitasi murid dalam mengembangkan ide, menyusun kalimat, dan menggunakan tanda baca secara tepat. Selain itu, belum tersedia media pembelajaran berbentuk flipbook yang mengintegrasikan materi teks deskripsi dengan model Discovery Learning untuk melatih keterampilan menulis murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flipbook dan melakukan penilaian uji kelayakannya dalam membantu murid menulis teks deskripsi. Media yang dikembangkan dirancang untuk menyajikan materi secara visual, sistematis, dan sesuai dengan karakteristik murid sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Subjek penelitian adalah murid kelas IV SDN 8 Tilango Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Produk pengembangan media flipbook diuji melalui validasi ahli media dan menunjukkan hasil kelayakan sangat tinggi yaitu 95%, ahli materi 92,5%, dan ahli bahasa 87,5%. Hasil respons guru mendapatkan 97,5%, sedangkan hasil respons murid mendapatkan 96,47%. Rata-rata keseluruhan hasil sebesar 93,79%, yang menunjukkan bahwa media flipbook memenuhi kriteria sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media flipbook menulis teks deskripsi pada murid kelas IV SDN 8 Tilango Kabupaten Gorontalo dikatakan sangat layak digunakan untuk mendukung berjalannya proses pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN SEDERHANA MELALUI MEDIA LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI Apriani Yusuf; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14355

Abstract

This study was motivated by the low ability of third-grade students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports. To address this issue, learning activities that utilize the surrounding environment as an authentic and meaningful instructional medium are needed. Through direct observation of their environment, students are expected to generate ideas more easily and organize them into simple reports. This study aims to improve students’ ability to write simple reports by utilizing the environment as a learning medium in Grade III at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City. This study employed Classroom Action Research (CAR). Data were collected through observation, tests, and documentation. The subjects consisted of 23 Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Kota Gorontalo. The study results indicate that the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports improved throughout the implementation of the actions. In Cycle 1, Meeting I, only 4 out of 23 students, or 17%, achieved mastery. This number increased to 6 students (26%) in Cycle 1, Meeting II. In Cycle II, Meeting I, the number of students achieving mastery increased to 15 (65%) and further to 19 (83%) in Cycle II, Meeting II. Therefore, it can be concluded that using the environment as a learning medium successfully improved the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthafangi Gorontalo City, to write simple reports. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III di SDN 43 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media yang nyata dan bermakna bagi siswa. Melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan, siswa diharapkan lebih mudah menemukan ide dan menyusunnya menjadi laporan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis laporan sederhana siswa melalui pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran di kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 23 orang di SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo mengalami peningkatan. Pada pelaksanaan tindakan siklus I pertemuan I, kemampuan siswa yang mencapai ketuntasan dari 23 orang siswa hanya sebanyak 4 orang siswa atau 17%, dan pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 6 orang siswa atau 26%. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 15 orang siswa atau 65%, dan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 19 orang siswa atau 83%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo meningkat.