Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rantau Alai Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin, yang terletak pada ketinggian 210 meter dpl pada Ultisol pH 5,2. Penelitian dimulai pada tanggal 23 November 2019 sampai 15 Februari 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi dan lama perendaman serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan stek batang kopi Robusta.Penelitian ini Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Perlakuan ini terdiri dari 2 faktor, factor pertama yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah (B) yaitu B0 (tanpa ekstrak bawang merah), B1 (Ekstrak bawang merah konsentrasi 50 %), B2 (Ekstrak bawang merah konsentrasi 75 %) dan B3 (Ekstrak bawang merah konsentrasi 100 %) dan factor kedua lama perendaman (L) terdiri dari L1 (6 Jam perendaman), L2 (12 Jam perendaman) dan L3 (18 Jam perendaman). Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan, dilakukan analisis data secara statistic dengan menggunakan analisis ragam, jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda DNMRT pada taraf 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu panjang tunas (cm), diameter tunas (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2), panjang akar (mm) dan volume akar (ml). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah berpengaruh nyata terhadap panjang tunas (cm), diameter tunas (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (mm) dan volume akar (cm3) dan tidak berpengaruh terhadap luas daun total (cm2) stek batang kopi di polybag, sementara uji lama perendaman ekstrak bawang merah hanya berpengaruh nyata terhadap panjang akar (mm). Terdapat interaksi antara konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman terhadap panjang akar (mm) tetapi tidak terdapat interaksi terhadap panjang tunas (cm), diameter tunas (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan volume akar (cm3) stek batang kopi di polybag, dengan kombinasi perlakuan terbaik yaitu B2L1 yaitu 75 % konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman 6 jam