Distribusi dosis radiasi merupakan faktor penting dalam perencanaan radioterapi karena menentukan keberhasilan penyampaian dosis terapeutik pada jaringan tumor sekaligus meminimalkan paparan terhadap jaringan sehat di sekitarnya. Salah satu faktor yang memengaruhi distribusi dosis adalah kedalaman tumor, yang berkaitan dengan proses atenuasi radiasi di dalam jaringan biologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kedalaman tumor terhadap distribusi dosis radiasi menggunakan simulasi numerik berbasis Python. Simulasi dilakukan dengan menerapkan model atenuasi eksponensial untuk merepresentasikan penurunan dosis terhadap kedalaman jaringan serta fungsi Gaussian untuk menggambarkan puncak distribusi dosis pada lokasi tumor. Variasi kedalaman tumor yang dianalisis meliputi 1 cm, 3 cm, 5 cm, dan 10 cm pada rentang kedalaman jaringan 0–15 cm dengan koefisien atenuasi sebesar 0,15 cm?¹. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan kedalaman tumor menyebabkan puncak distribusi dosis bergeser ke arah jaringan yang lebih dalam disertai penurunan intensitas dosis akibat proses atenuasi. Dosis relatif maksimum menurun dari 1,66 pada kedalaman tumor 1 cm menjadi 1,02 pada kedalaman 10 cm, atau mengalami penurunan sebesar 38,55% dibandingkan kondisi acuan. Visualisasi distribusi dosis yang dihasilkan mampu menggambarkan hubungan antara kedalaman tumor dan karakteristik penyebaran dosis radiasi secara jelas. Penelitian ini menunjukkan bahwa model simulasi berbasis Python mampu merepresentasikan pengaruh kedalaman tumor terhadap distribusi dosis radiasi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran serta pendekatan awal dalam analisis dosimetri sebelum penerapan metode komputasi yang lebih kompleks.