Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

APPLICATION OF DISCOVERY LEARNING MODELS TO LIGHT MATERIALS TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Kristina Uskenat; Kadek A.C Adelia
Jambura Physics Journal Vol 3, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jpj.v3i1.10065

Abstract

This study aims to describe the results of the application of the discovery learning model on the subject matter of light in class VIIIC students of SMP Negeri 8 Kupang even semester of the 2019/2020 academic year. This research is descriptive. This research was conducted at SMP Negeri 8 Kupang for the 2019/2020 school year. The subjects in this study were researchers and 22 students of class VIIIC at SMP Negeri 8 Kupang, even semester, 2019/2020 academic year. The techniques used to collect data in this study are observation and tests. Based on the results of the descriptive analysis of the research data, it shows that in general, the application of the discovery learning model for the subject matter of light for students is optimal. In detail, the researcher's ability to manage to learn is obtained which includes: planning, implementing, and evaluating learning, including in the good category. The learning outcomes test (THB) of students for cognitive learning outcomes tests on learning implementation activities which include: preliminary activities, core activities, closing activities, time allocation, and class atmosphere are all in the very high category and cognitive achievement for each lesson plan is all complete.
PENERAPAN RADIASI MULTIGAMMA UNTUK PENGEMBANGAN BAWANG PUTIH LOKAL TIMOR Kadek A. C. Adelia; Bartholomeus Pasangka; Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.755 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian penerapan radiasi multigamma untuk pengembangan bawang bawang putih lokal Timor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang tepat dalam radiasi multigamma pada bawang putih lokal Timor serta memperoleh varietas benih bawang putih lokal Timor yang unggul dengan menggunakan Radiasi Multigamma. Metode yang digunakan yaitu dosis radiasi mutigamma dengan 7 perlakuan yaitu 1) tanpa radiasi, 2) 1000 rads, 3) 1500 rads, 4) 2000 rads, 5) 2500 rads, 6) 3000 rads. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dosis radiasi yang terbaik untuk tanaman bawang putih lokal Timor adalah 1500 rads. Karakter fisis unggul yang diperoleh meliputi tumbuh lebih cepat, umur tanaman lebih singkat 16 mst, diameter siung lebih besar 1,06 cm , massa per 25 siung lebih besar 30,8 gram. Kata kunci: radiasi multigamma; bawang putih lokal; dosis ABSTRACT It has been done research about application of multigamma radiation techniques for breading of local union from Timor. The aims of research were to obtain fit variety of local union from Timor by using multigamma radiation, and to determine the exact radiation dose in the breading of local union from Timor. The method used of this research was multigamma radiation dose, which were consist of 6 treatments ie 1) no radiation, 2) 1000 rads, 3) 1500 rads, 4) 2000 rads, 5) 2500 rads, 6) 3000 rads. The result of this research showed that the best radiation dose for local union from Timor was 1500 rads. The superior physical characteristics obtained comprise of : the growth is faster , the age of plant is 16 weeks shorter after breading, diameter of clove is large than 1,06 cm, mass per 25 cloves is large than 30,8 grams. Keywords: multigamma radiation; local onion; dose
Studi Pengaruh Paparan Radiasi Gamma Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana) Terhadap Gambaran Mikroskopis Dan Kadar Sgpt Organ Hepar Mencit (Mus Musculus) Kadek Ayu Cintya Adelia
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v5i0.46600

Abstract

Abstract: This study examines the effect of the use of gamma radiation in the health sector, one of which is the use of gamma rays in the radiotherapy process. Irradiation into the body can cause the emergence of free radicals in the body which can harm other organs around the irradiation target. This study aims to determine the effect of exposure to gamma radiation on the liver of mice and the hepatoprotective properties of mangosteen peel extract (Garcinia mangostana) in reducing the resulting cell damage. This study was conducted by giving mice mangosteen peel extract with 5 different doses from those given 40 minutes of radiation exposure with a total dose of 268 μSv for 14 days, then the SGPT (serum glutamic pyruvic transaminase) levels were measured and cell damage figures from histopathological preparations. The results showed that before being given mangosteen peel extract, total damage to hepatocyte cells was 47.34%. After being given mangosteen peel extract, total damage to hepatocyte cells was 23.42%. Meanwhile, the SGPT level decreased to 77.7 U/L from the initial level of 128.67 U/L. This proves that mangosteen peel extract has hepatoprotective properties that can reduce cell damage due to exposure to gamma radiation.Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan radiasi gamma di bidang kesehatan, salah satunya adalah penggunaan sinar gamma dalam proses radioterapi. Penyerapan energi radiasi ke dalam tubuh dapat menyebabkan munculnya radikal bebas dalam tubuh yang dapat merugikan organ lain di sekitar target penyinaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan radiasi gamma terhadap hepar mencit dan sifat hepatoprotektif ekstrak kulit manggis(Garcinia mangostana) dalam mengurangi kerusakan sel yang ditimbulkan. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan ekstrak kulit manggis 5 dosis varian berbeda ke mencit dan diberi paparan radiasi selama 40 menit dengan dosis total 268 μSv selama 14 hari, kemudian diukur kadar SGPT (serum glutamic pyruvic transaminase) dan jumlah kerusakan sel dari preparathistopatologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan ekstrak kulit manggis, kerusakan total sel hepatosit sebesar 47,34%. Setelah diberikan ekstrak kulit manggis, kerusakan total sel hepatosit sebesar 23,42%. Sementara itu, kadar SGPT turun menjadi 77,7 U/L dari kadar awal 128,67 U/L. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki sifat hepatoprotektif yang dapat mengurangi kerusakan sel akibat paparan radiasi gamma.
Pengaruh Paparan Radiasi Gamma dan Pemberian Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana) terhadap Kadar SGPT Organ Hepar Mencit (Mus Musculus) Kadek Ayu Cintya Adelia; Wenti Marlensi Maubana; Yanti Boimau; Kristina Uskenat; Hilary Fridolin Lipikuni
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v2i2.2436

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan radiasi gamma di bidang kesehatan, salah satunya adalah penggunaan sinar gamma dalam proses radioterapi. Penyerapan energi radiasi ke dalam tubuh dapat menyebabkan munculnya radikal bebas dalam tubuh yang dapat merugikan organ lain di sekitar target penyinaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan radiasi gamma terhadap hepar mencit dan sifat hepatoprotektif ekstrak kulit manggis(Garcinia mangostana) dalam mengurangi kerusakan sel yang ditimbulkan. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan ekstrak kulit manggis 5 dosis varian berbeda ke mencit dan diberi paparan radiasi selama 40 menit dengan dosis total 268 μSv selama 14 hari, kemudian diukur kadar SGPT (serum glutamic pyruvic transaminase) dan jumlah kerusakan sel dari preparathistopatologis. Hasil penelitian menunjukkan kadar SGPT turun menjadi 77,7 U/L dari kadar awal 128,67 U/L. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki sifat hepatoprotektif yang dapat mengurangi kerusakan sel akibat paparan radiasi gamma.
The Effectiveness Of Natoni In Timor Dawan Customs : English Yanti Boimau Yanti; Kadek Ayu Cintya Adelia Kadek
Kawalu: Journal of Local Culture Vol. 6 No. 2 (2019): July - December 2019
Publisher : Laboratorium Bantenologi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/kwl.v6i2.7862

Abstract

The number of tribes that inhabit the Indonesian nation differs in ethnicity, religion, race and even language so that people who live in these differences have different cultures. Culture is a way of life that develops and is shared by a group of people and is passed down from generation to generation. Culture that is maintained and carried out continuously or repeatedly can be called a tradition. One of the cultures in the Timorese society that has become a tradition and is still being preserved today is "Natoni." In natoni, a group of people join in it, one person as a speaker or speaker (Atonis) and another group of people as a companion (Na'heen). This study aims to find out how the practice of ritual communication and effectiveness carried out through natoni by the Timorese (Dawan) tribe in East Nusa Tenggara Province. The research approach used is qualitative research. Data was collected through in-depth interviews and observations. In Timorese customs or Dawan Natoni customs, it is a form of traditional performing arts or speech rituals. In natoni, a group of people who perform this ritual, the clothes used are beti, namely traditional woven cloth on the waist and pilu or cloth tied around the head as the traditional clothing of the Dawan tribe. As a culture for the Dawan tribe, the findings of natoni are inherited from the ancestors who have used it for a long time. The Dawan tribe is known as a tribe with a high sense of politeness, making natoni as their identity. This is because natoni is a deep respect. Accordingly, natoni is understood as a welcome with a sincere heart.
PEMBUATAN DODOL PAKEN (DURIO ZIBETHINUS SP.) KHAS KALIMANTAN PADA IBU PKK KELURAHAN MENTENG UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KREATIF KOTA PALANGKA RAYA Indah Gumilang Dwinanda; Kadek Ayu Cintya Adelia; Ety Kurniati; Kharisma Nugraha Putra; Subhan Ilham Thareq
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.1013

Abstract

During the current development period, economic value plays an increasingly important role and the existence of souvenir products is very promising as a business opportunity, plus there are tourism areas, especially in Palangka Raya. Therefore, this training and mentoring activity is encouraged and it is hoped that it can be used by PKK women as a very promising side activity. The more widespread the development of knowledge and skills in food product processing, the tighter the competition in the field of food product processing. Apart from processing, good food packaging that can attract buyers, this is something that needs to be improved. Papaken/Paken (Durio zibethinus sp.) A specific type of fruit that is widely found in Central Kalimantan and is a type of plant that has priority for development in the Multipurpose Tree Type (JPSG) development program. Paken is a plant that grows in almost all areas of Kalimantan. From the results achieved in the activity, the PKK team and women succeeded in making dodol made from paken from Palangka Raya, so it is hoped that in the future it can be produced as a typical Kalimantan souvenir
Analisis Tingkat Kebisingan di Lingkungan Universitas San Pedro Kupang Desri Benafa; Kadek Ayu Cintya Adelia; Kristina Uskenat; Yanti Baimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.380

Abstract

Kegiatan pembelajaran atau belajar mengajar yang optimal sangat membutuhkan lingkungan yang kondusif, dan tenang karena dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi pada prosesnya. Kawasan lingkungan kampus memerlukan lingkungan yang tenang dan tidak bising. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan Universitas San Pedro. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan dalam tiga hari penelitian dengan pengambilan data 2 jam perhari. Data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan alat SLM (sound level meter). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah dapat menghitung banyaknya kendaraan yang melintas sekitaran kampus Universitas San Pedro. Dari hasil penelitian Tingkat kebisingan diarea gedung Universitas San Pedro belum sesuai dengan standar baku yang telah ditetapkan yaitu masih lebih besar dari 55 dB (A), sehingga perlu dilakukan penanganan untuk mengurangi kebisingan yang diterima
Studi Pengaruh Paparan Radiasi Gelombang Elektromagnetik Handphone Terhadap Kandungan Protein Daging Sapi Cypriana Lein Lolonrian; Kadek Ayu Cintya Adelia; Hilary Fridolin Lipikuni
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik handphone redmi 9A terhadap kandungan protein daging sapi dan pengaruh lama paparan dan jarak radiasi dari telepon seluler redmi 9A terhadap daging sapi. Sampel daging sapi diradiasi dengan menggunakan radiasi dari gelombang elektomagnetik handphone redmi 9A dengan variasi lama paparan tanpa radiasi atau 0, 60 dan 90 menit dan variasi jarak sumber radiasi terhadap objek 2 dan 7 cm. Perhitungan kandungan protein daging sapi diukur menggunakan metode khedjal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada jarak 2 cm dengan lama paparan 60 menit nilai protein yang diperoleh 16,259, 90 menit nilai kadar proteinnya sebesar 17,78 dan pada jarak 7 cm ketika diberikan paparan radiasi selama 60 menit kandungan sebesar 22,79 dari 17,415. Intensitas radiasi yang dihasilkan oleh handphone redmi 9A berpengaruh terjadinya penurunan dan peningkatan kandungan protein daging sapi. Variasi lama paparan dan jarak tidak bepengaruh pada lama paparan 90 menit dengan jarak 2 cm hal ini dikarenakan radiasi yang didapatkan dari objek semakin banyak tetapi kandungan protein yang dihasilkan meningkat, sedangkan pada lama paparan ke 90 dengan jarak 7 cm berpengaruh yang mana semakin jauh objek radiasi radiasi yang didapatkan semakin semakin sedikit dan kandungan protein menurun.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Literasi Sains Siswa SMA Ety Kurniati; Kadek Ayu Cintya Adelia
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.387

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu aspek dalam pendidikan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu dimensi dari literasi sains yaitu dimensi kompetensi. Berdasarkan data PISA dan data studi awal bahwa literasi sains kompetensi siswa Indonesia masih rendah. Salah satu pembelajaran yang memberikan pengaruh positif terhadap literasi sains yaitu problem based learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL terhadap literasi sains siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan pretest posttest control group design. Teknik pengambilan sampel kelas eksperimen dan kontrol menggunakan random cluster sampling. Subyek penelitian ini berjumlah 68 siswa SMAN 1 Kota Bima yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan 34 siswa lainnya sebagai kelas kontrol. Siswa pada kelas eksperimen dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PBL, sedangkan siswa pada kelas kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensioanal. Penelitian ini menggunakan instrument tes literasi sains kompetensi berupa 13 butir soal dengan reliabilitas sebesar 0,489. Data penelitian dianalisis dengan uji t one tail. Hasil uji t literasi sains kompetensi siswa diperoleh thitung= 2,89 > 2 =ttabel(0.05;66), menunjukkan bahwa literasi sains kompetensi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
Analisis Tingkat Kebisingan di Area Pembangkit Listrik Tenaga Diesel  (PLTD) Kahayan Baru Ety Kurniati; Natalia Resoldes Lbn Tobing; Kadek Ayu Cintya Adelia
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.427

Abstract

Dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik maka efisiensi dan keandalan suatu pembangkit Listrik tenaga diesel juga berbanding lurus dengan penghematan kebutuhan energi listrik. PT. PLN (Persero) ULPLTD Tambun Bungai UNIT PLTD Kahayan Baru di kota Palangka Raya merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga diesel di Indonesia. Dalam kegiatan operasionalnya, PLTD berpotensi menimbulkan kebisingan dari mesin genset yang dapat membahayakan karyawan sekitar area PLTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan di area PLTD Kahayan Baru. Metode pengukuran yang digunakan mengacu ke pada nilai ambang batas (NAB) kebisingan menurut Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.48/MENLH/11/1996. Alat yang digunakan pada penelitian ini yakni Multi-function Enviroment Meter model 8820, tripot dan mesin diesel yang sedang beroperasi. Metode yang dilakukan dalam pengambilan data adalah metode partisipatif Pada 4 lokasi di lingkungan kerja yaitu ruang kantor PLTD, ruang kantor dan ruang operator secara umum memenuhi NAB yaitu < 85 dBA, sedangkan pada lokasi ruang mesin berada diatas NAB yaitu > 85 dBA atau berkisar pada 97,5 dBA, dan tingkat kebisingan pada pemukiman penduduk pada 5 lokasi yaitu samping kiri PLTD, samping kanan PLTD, perumahan karyawan PLTD, dan belakang PLTD secara umum berada diatas NAB yaitu > 55 dBA, sedangkan area pemukiman sekitar PLTD secara umum memenuhi NAB yaitu < 55 dBA. Maka dari itu, jarak tingkat kebisingan semakin jauh jarak pengukuran maka semakin rendah nilai tingkat kebisingannya.