Miladi Muhammad
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MTS MA’ARIF SUKOREJO Miladi Muhammad; Hayyun Lathifaty Yasri
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i1.18005

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of peers on the formation of disciplined character of grade IX students at MTs Ma'arif Sukorejo. Peers are one of the external factors that play an important role in the development of adolescent character, including in terms of discipline. Discipline as a character that supports academic and non-academic success is greatly influenced by the social environment, especially interpersonal relationships with peers. In this context, positive and constructive interactions with peers can form good habits, compliance with rules, and high personal responsibility. This study uses a quantitative approach with a simple linear regression analysis method. From a total population of 118 students, 92 students were used as research samples. Data collection was carried out using a Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. This study also went through the stages of normality, linearity, and heteroscedasticity tests before hypothesis testing was carried out. The data were then analyzed using the SPSS version 16 application. The results showed that there was a significant influence between peers on the formation of students' disciplined character. Students who have healthy interactions, emotional support, and good communication with peers tend to show higher levels of discipline. This study concludes that social relationships in peer groups have a major contribution to the formation of student character, especially in terms of discipline. These findings provide recommendations for schools to pay attention to students' social dynamics and encourage the creation of a positive social environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh teman sebaya terhadap pembentukan karakter disiplin siswa kelas IX di MTs Ma’arif Sukorejo. Teman sebaya merupakan salah satu faktor eksternal yang memiliki peranan penting dalam perkembangan karakter remaja, termasuk dalam hal kedisiplinan. Kedisiplinan sebagai karakter yang menunjang keberhasilan akademik maupun non-akademik, sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial, khususnya hubungan interpersonal dengan teman-teman sebaya. Dalam konteks ini, interaksi yang positif dan konstruktif dengan teman sebaya dapat membentuk kebiasaan baik, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab pribadi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Dari total populasi 118 siswa, sebanyak 92 siswa dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini juga melalui tahap uji normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas sebelum dilakukan pengujian hipotesis. Data kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 16 untuk mendapatkan hasil yang akurat dan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara teman sebaya terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. Siswa yang memiliki interaksi sehat, dukungan emosional, dan komunikasi yang baik dengan teman sebaya cenderung menunjukkan perilaku disiplin yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan sosial dalam kelompok sebaya memiliki kontribusi besar dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek kedisiplinan. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pihak sekolah untuk memperhatikan dinamika sosial siswa serta mendorong terciptanya lingkungan pergaulan yang positif.