This study aims to analyze the contribution of Augmented Reality (AR) learning media, Problem Based Learning (PBL) models, and school environment to the social studies learning motivation of elementary school students. This study uses a quantitative approach with an ex post facto type of research. The population in this study is all grade V students in Cluster III of Lumbang District, Probolinggo Regency, with a sample of 66 students taken using saturated sampling techniques. The data collection technique uses a questionnaire with a Likert scale that has been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using multiple linear regression to determine the simultaneous and partial contribution between variables. The results of the study showed that AR media, PBL models, and school environment simultaneously contributed significantly to the social studies learning motivation of students with a very strong category. Partially, each variable also showed a significant contribution, with the school environment as the most dominant variable. These findings show that the integration of technology-based learning media, active learning models, and a conducive school environment is very important in increasing student learning motivation. The implications of this research are expected to be a reference for teachers and schools in developing more innovative and effective learning strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi media pembelajaran Augmented Reality (AR), model Problem Based Learning (PBL), dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar IPS siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo, dengan jumlah sampel sebanyak 66 siswa yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui kontribusi secara simultan dan parsial antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR, model PBL, dan lingkungan sekolah secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa dengan kategori sangat kuat. Secara parsial, masing-masing variabel juga menunjukkan kontribusi yang signifikan, dengan lingkungan sekolah sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis teknologi, model pembelajaran aktif, dan lingkungan sekolah yang kondusif sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.