Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS WAKTU STANDAR PEMBUATAN BAJU SERAGAM SEKOLAH DASAR (SD) DENGAN METODE WORK SAMPLING (STUDI KASUS DI YUNUS TAILOR BATAM) Bora, M.Ansyar; Yusdinata, Zeri; Siregar, Rizky Roy Sandy
JURNAL INDUSTRI KREATIF (JIK) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Industri Kreatif (JIK)
Publisher : STT Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.674 KB) | DOI: 10.36352/jik.v2i1.72

Abstract

Yunus tailor dihadapkan pada masalah-masalah yang berkaitan dengan pemenuhan permintaan konsumen, dimana target yang telah dibuat seringkali tidak dapat diwujudkan sebagai akibat kurang tepatnya penentuan waktu kerja standar selama ini dan juga apakah saat ini operator di bagian pembuatan baju seragam sekolah dasar, cukup atau kurang dalam menyelesaikan target yang telah dibuat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode work sampling. Hal ini dilakukan dengan cara mengamati aktivitas operator dalam menyelesaikan pekerjaannya yang kemudian digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja. Hasil akhir yang di peroleh pada penelitian ini adalah waktu standar (total) untuk menyelesaikan 1 buah baju seragam sekolah dasar (SD) = 10,06 menit + 11,96 menit = 22,02 menit, dari hasil pengolahan data yang telah
ANALISA TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PT. HARASOON BATINDO MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Yusdinata, Zeri; Nugraha, Widi; Ridwan, Rico Nur
JURSIMA Vol 11 No 1 (2023): Volume 11 Nomor 1 2023
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v11i1.558

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan salah satu faktor penting dalam memenangkan persaingan, sehingga setiap perusahaan berusaha untuk mengoptimalkan segala faktor yang dapat meningkatkan nilai kepuasan konsumen tersebut. Demikian juga dengan PT Harasoon Batindo yang bergerak di bidang ekspedisi dan export/import. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan di perusahaan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode SERVQUAL (Service Quality) dan IPA (Importance Performance Analysis). Metode servqual digunakan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pelanggan, dan metode IPA digunakan untuk menentukan atribut apa sajakah yang perlu diperbaiki. Berdasarkan metode servqual didapatkan dimensi yang belum memenuhi kepuasan pelanggan adalah dari segi kehandalan/ reliability bernilai gap -0.143,daya tanggap/responsiveness bernilai gap -0.252 dan dimensi jaminan/assurance bernilai gap -0.186. Berdasarkan metode IPA, atribut yang perlu segera ditingkatkan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan adalah pada kuadran 1, yaitu: karyawan memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan, karyawan mampu melayani pelanggan dengan cepat dan perusahaan menjamin keamanan terhadap barang yang dikirimkan.
Analisa Pengendalian Persediaan Bahan Baku Digipass pada Perusahaan Industri Elektronik (Study Kasus di PT.Venturindo Jaya Batam) Yusdinata, Zeri; Setyabudhi, Albertus Laurensius; Mulyani, Eka
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 4 No. 01 (2019): Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v4i01.90

Abstract

PT.Venturindo Jaya Batam,adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang beralamat di Batu Ampar kota Batam. PT. Venturindo Jaya Batam merupakan salah satu perusahaan yang mengalami masalah pada pengendaliaan persediaan bahan baku, khususnya bahan baku LCD, dimana LCD merupakan bahan baku utama yang dibutuhkan pada saat berlangsungnya proses produksi. Pengendalian bahan baku yang digunakan adalah PCB, Dioda,Buzzer, kapasitor, resistor, LCD, Front Cassing, Back Cassing dan lain sebagainya. Permintaan produksi digipass pada PT. Venturindo Jaya Batam, yang berfluktuasi dan tidak terduga. Tujuan dari penelitian ini adalah penentuan pemesanan bahan baku yang optimum untuk meminimalkan total biaya persediaan dengan menggunakan pengendalian persediaan bahan baku dengan metode Material Requirement Planning (MRP).