Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Anak Dengan Gangguan Penglihatan Di Lembaga PAUD Alya Arthamevia Putri; Hery Setiyatna
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2059

Abstract

Artikel ini membahas karakteristik anak dengan gangguan penglihatan atau tunanetra, yang merujuk pada individu yang mengalamimasalah dalam kemampuan melihat, baik sebagian (low vision) maupun keseluruhan (total blind atau buta). Penting untuk mendefinisikan ketunanetraan berdasarkan fungsi penglihatan yang masih ada untuk mempermudah penyediaan layanan Pendidikan dan keterampilan pendukung. Secara umum, tunanetra diklasikfikasikan menjadi tiga kategori : Tunanetra Ringan (Defective Vision/Low Vision), Tunanetra Setengah Berat (Partially Sighted), dan Tunanetra Total (totally Blind). Penyebab ketunanetraan berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal (endogen) meliputi faktor genetic, kekurangan gizi, kondisi mental ibu hamil, dan paparan racun obat. Faktor eksternal (eksogen) termasuk penyakit (seperti virus Rubella atau kuman sifilis), kecelakaan (fisik atau paparan radiasi/gas beracun), serta kerusakan pada lensa mata. Karakteristik anak tunanetra mencakup aspek kognitif (keterbatasan pengalaman, bergerak, dan interaksi lingkungan), akademik, sosial dan emosional (membutuhkan petunjuk dalam interaksi sosial), dan perilaku (tidak langsung mengakibatkan penyimpangan perilaku). Dalam pembelajaran, anak tunanetra memerlukan strategi pengajaran yang sangat spesifik karena cara belajar mereka berbeda.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TAJI MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN, EKONOMI, HUKUM, KESEHATAN, DAN LINGKUNGAN DI KLATEN Alya Arthamevia Putri; Atifah Ummi Nur Wakhidah; Dimas Yusuf Andreansyah; Eka Agustin; Hijrah Ahmad Raihan; Larasati Nafas Budaya; Meyda Delvia Putri; Nia Oktavia Nurul Fajria; Nova Rahmanda; Surya Pratama; Sri Agustina
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4344

Abstract

 Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan langsung kepada masyarakat melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal. Artikel ini bertujuan untuk mendokumentasikan rangkaian program pengabdian masyarakat yang terintegrasi di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif (community empowerment) melalui tahapan persiapan (observasi dan wawancara), pelaksanaan aksi lapangan, monitoring, hingga evaluasi akhir. Program kerja yang diimplementasikan berfokus pada empat aspek utama: pendidikan (pendampingan mengajar TPA di 3 masjid, bimbingan belajar, dan penyelenggaraan lomba keagamaan yang melibatkan sekitar 45 santri/siswa) hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman materi keagamaan dan motivasi belajar peserta sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test; literasi ekonomi kreatif dan lingkungan (edukasi menabung melalui pembuatan celengan dari botol bekas plastik yang diikuti 28 anak serta pelatihan ecoprint yang diikuti 30 santri) yang berhasil meningkatkan keterampilan daur ulang dan kreativitas seni berbasis bahan alam hingga 80%; sosial-kelembagaan (pemberdayaan hukum tentang penguatan kesadaran menuju Desa Ramah Perempuan dan Anak/DRPPA yang diikuti oleh 35 ibu-ibu PKK dan perangkat desa) dengan tingkat peningkatan pemahaman materi hukum perlindungan perempuan dan anak mencapai 40%; serta pelestarian lingkungan (penghijauan, penataan taman desa, pemasangan papan nama taman, serta pemanfaatan media digital bagi pelaku UMKM desa). Kolaborasi aktif anta ra mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat terbukti mampu memberikan dampak positif yang terukur dan berkelanjutan bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan di Desa Taji.