Khumaedi Nurfatsyah Zein
Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Aah Khoriah; Nur Saebah; Alifiatun Asyifah; Khumaedi Nurfatsyah Zein
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i2.9643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan. MBS merupakan pendekatan manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah untuk mengelola sumber daya dan pengambilan keputusan secara mandiri, dengan tetap mengacu pada kebijakan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode studi kasus pada beberapa sekolah yang telah menerapkan MBS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS memberikan dampak positif pada mutu pendidikan, khususnya dalam peningkatan kinerja guru, pengelolaan sumber daya sekolah, dan partisipasi masyarakat. Faktor utama yang mendukung keberhasilan MBS adalah kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan penggunaan teknologi dalam pengelolaan pendidikan. Namun, penelitian juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sumber daya finansial, kurangnya pelatihan bagi guru dan staf, serta resistensi terhadap perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa MBS memiliki potensi besar untuk meningkatkan mutu pendidikan jika diimplementasikan secara efektif dengan dukungan yang memadai dari semua pihak terkait. Untuk memaksimalkan hasil, perlu dilakukan penguatan kapasitas kepala sekolah, penyediaan pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta peningkatan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengelolaan sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi implementasi MBS yang lebih efektif di masa mendatang.
Husbands’ Perceptions of Sighat Taklik Talak in Building Harmonious Families Deden Nurjaman; Khumaedi Nurfatsyah Zein
El-Rusyd Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v11i1.610

Abstract

This study aims to analyze husbands' perceptions of sighat taklik talak and its relevance in building harmonious families in Kesambi District, Cirebon City. Using a qualitative descriptive approach through in-depth interviews, observation, and documentation, the research involved the Head of the Office of Religious Affairs (KUA), religious figures, and husbands registered at Head of the Office of Religious Affairs (KUA) Kesambi. Data were thematically analyzed through reduction, presentation, and conclusion-drawing stages. The findings reveal that the majority of husbands understand sighat taklik talak merely as an administrative formality rather than a binding moral-religious commitment. Two major inhibiting factors were identified: low Islamic and positive legal literacy among husbands, and the dominance of the local sasaton tradition that displaces family harmony orientation from a legal to a cultural-belief framework. Husbands with substantive understanding position sighat taklik talak as an instrument for preventing violations of wives' rights and as a foundation for family harmony. The study recommends the intensification of adaptive pre-marital education and the utilization of digital platforms by Head of the Office of Religious Affairs (KUA) to strengthen husbands' awareness in realizing a sakinah, mawaddah, wa rahmah family.