Muhammad Assegaf Baalawi
Universitas Nahdlatul Ulama' Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Tangram Magnetik terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Bangun Datar Kelas II SDN Ketegan Siti Khodijatul Maslikhah; Wahyu Maulida Lestari; Muhammad Assegaf Baalawi; Arie Widya Murni; Rikke Kurniawati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i7.10555

Abstract

Studi ini didasarkan pada kendala yang dialami oleh peserta didik kelas II di SDN Ketegan terkait pengenalan bangun datar, pembedaan sifat-sifatnya, hingga merangkai bentuk-bentuk tersebut menjadi wujud baru dalam mata pelajaran matematika. Oleh sebab itu, dibutuhkan alat peraga yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang nyata dan interaktif. Tujuan utama riset ini adalah mengkaji seberapa besar pengaruh pemakaian alat peraga tangram bermagnet terhadap kecakapan berpikir kreatif peserta didik. Pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental berjenis One Group Pretest-Posttest diterapkan dalam studi ini. Sebanyak 18 peserta didik kelas II pada tahun ajaran 2025/2026 dilibatkan sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan melalui metode tes dan pengamatan langsung. Pengujian normalitas Shapiro-Wilk serta uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26 digunakan untuk menganalisis data. Hasil riset mengindikasikan adanya lonjakan nilai rata-rata dari 61,88 pada tes awal (pretest) menjadi 86,42 pada tes akhir (posttest). Uji normalitas mengonfirmasi bahwa data berdistribusi normal (signifikansi pretest 0,150 dan posttest 0,287). Analisis lanjutan melalui uji hipotesis memperlihatkan nilai signifikansi (2-tailed) di angka 0,000 < 0,05 serta t-hitung 19,866. Kesimpulannya, penggunaan alat bantu tangram magnetik memberikan dampak yang positif dan signifikan dalam mendongkrak keterampilan berpikir kreatif siswa kelas II SDN Ketegan pada pokok bahasan bangun datar.
Pengaruh Media Pembelajaran Tag Sapa (Tangga Satuan Panjang) pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Berpikir Kritis Siswa Kelas III SDN Kedensari I Eka Okta Ramadhani; Wahyu Maulida Lestari; Muhammad Assegaf Baalawi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i7.10561

Abstract

Permasalahan utama yang mendasari pelaksanaan penelitian ini adalah hambatan yang dialami peserta didik kelas III di SDN Kedensari I dalam menghafalkan urutan tangga satuan panjang serta memecahkan berbagai persoalan konversi satuan pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak dari penggunaan alat peraga TAG SAPA (Tangga Satuan Panjang) dalam meningkatkan kecakapan berpikir kritis peserta didik. Riset ini berlandaskan pada metode kuantitatif berbentuk pre-eksperimental, yang secara spesifik menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek kajian mencakup total keseluruhan murid kelas III di SDN Kedensari I, yakni sebanyak 12 anak. Tahap pengumpulan informasi bertumpu pada teknik observasi dan instrumen tes tertulis. Alat ukur yang dipakai berupa lima buah pertanyaan esai yang telah divalidasi dan diuji tingkat keandalannya. Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh pertanyaan tersebut terbukti valid, dan tingkat reliabilitasnya mencapai angka Cronbach’s Alpha 0,702 yang mengonfirmasi bahwa instrumen ini konsisten serta layak pakai. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis lewat uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample T-Test berbantuan program IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil evaluasi memperlihatkan adanya progres nilai rata-rata kelas, di mana skor awal (pretest) yang berkisar di angka 55,42 naik secara tajam ke angka 78,33 pada evaluasi akhir (posttest). Di samping itu, analisis hipotesis melalui uji t berpasangan juga memunculkan angka signifikansi 0,000 (berada di bawah 0,05) serta t hitung sebesar 20,846 (melebihi batas t tabel yang bernilai 2,120), sehingga rumusan H₀ gugur dan H₁ disahkan. Sebagai konklusi, pemakaian media TAG SAPA terbukti membawa pengaruh positif yang esensial bagi perkembangan nalar kritis murid kelas III SDN Kedensari I, terkhusus pada topik pembelajaran satuan Panjang.