Novi Damayanti
Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Pengeluaran Per Kapita Terhadap Indeks Pembangunan Manusia 14 Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Barat Novi Damayanti; Ira Sabrina; Sumin Sumin; Syamratun Nurjannah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11997

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menggambarkan kualitas pembangunan manusia melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Meskipun demikian, capaian IPM pada 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat masih menunjukkan kesenjangan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran per kapita terhadap IPM secara parsial maupun simultan selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel sebanyak 70 observasi yang berasal dari 14 kabupaten/kota selama lima tahun. Data sekunder diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan regresi data panel melalui aplikasi RStudio. Pemilihan model dilakukan dengan Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menetapkan Random Effect Model sebagai model estimasi terbaik. Analisis dilanjutkan dengan uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki koefisien positif sebesar 0,04253, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM karena nilai signifikansinya 0,47859. Sebaliknya, pengeluaran per kapita berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 1,78958 dan nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap IPM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pembangunan manusia lebih kuat ditentukan oleh kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak dibandingkan pertumbuhan ekonomi semata. Hasil ini juga menegaskan pentingnya pemerataan manfaat pembangunan ekonomi di seluruh wilayah penelitian.