Kholifah Fitriani
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komparatif Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Siswa Penerima dan Non-Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kholifah Fitriani; Ayu Mutiara Santanu; Isti Kumalasari; Habibah Abidin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12109

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program inisiatif pemerintah yang diluncurkan pada tahun 2025 untuk mengatasi permasalahan gizi pada anak usia sekolah sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045. Masalah gizi pada anak berpotensi memengaruhi tumbuh kembang fisik, perkembangan kognitif, serta capaian prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi dan prestasi akademik antara siswa penerima dan non-penerima program MBG. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif cross-sectional yang dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di SDN 136 Sukawarna sebagai sekolah intervensi dan SDN 088 Embong sebagai sekolah kontrol di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 74 siswa kelas IV dan V, terbagi menjadi 37 siswa kelompok penerima dan 37 siswa kelompok non-penerima program. Status gizi diukur melalui pengukuran antropometri berbasis IMT/U, sedangkan prestasi akademik diukur menggunakan kuesioner Academic Competence Evaluation Scales–Student Form (ACES-SF). Analisis data menggunakan uji Independent t-test dan Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan status gizi (p=0,183) dan prestasi akademik (p=0,652) antara kedua kelompok tidak signifikan secara statistik (p>0,05), meskipun ditemukan perbedaan bermakna pada subdomain kemampuan berpikir kritis (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi program MBG dalam konteks penelitian ini belum memberikan dampak yang terukur secara menyeluruh terhadap status gizi maupun prestasi akademik siswa.